SPONSORED

Wolff: Balap Jack Bikin Saya Lebih Tenang dan Dewasa

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Wolff: Balap Jack Bikin Saya Lebih Tenang dan Dewasa TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Mercedes F1 boss Toto Wolff mengungkapkan bahwa karier balap sang putra, Jack, telah membantunya menjadi pribadi yang lebih stabil secara emosional. Dalam wawancara eksklusif dengan RacingNews365, Wolff berbicara panjang lebar tentang bagaimana ia menyaksikan putranya yang berusia sembilan tahun memulai karier balapnya.

Jack baru saja meraih kemenangan pertamanya di ajang gokart, dengan menjadi yang tercepat di kategori X30 U10 pada IAME Series di Italia. Bocah yang juga anak dari mantan pembalap Susie Wolff ini mengikuti jejak kedua orang tuanya yang sama-sama pernah berkecimpung di dunia balap.

Wolff mengakui bahwa ada perasaan campur aduk saat melihat anaknya balapan. "Saat dia balapan, itu bukan sesuatu yang saya sukai. Tapi saya tidak bisa mengubahnya," ujarnya. Meski demikian, ia berusaha untuk tidak terlalu emosional dan lebih rasional, terutama karena Jack masih sangat muda dan baru di musim pertamanya.

Lawson Denies 'Ghosts' Haunting Red Bull F1 Narrative
Read AlsoLawson Denies 'Ghosts' Haunting Red Bull F1 Narrative

"Saya mencoba untuk memisahkan perasaan itu karena dia baru sembilan tahun, ini musim balap pertamanya, dan dia melakukannya lebih baik dari ekspektasi saya," jelas Wolff. "Dia menyukainya, tapi mungkin tahun depan atau dua tahun lagi dia tidak menyukainya lagi, atau mungkin dia akan kesulitan saat masuk kategori junior."

ADVERTISEMENT

Wolff juga menilai bahwa balap memberikan pelajaran hidup yang berharga bagi Jack, jauh dari kesan anak manja. "Dia perlu keluar ke sirkuit dan berjuang untuk menang; itu bagus," tegasnya. Ia juga menambahkan, "Saya paham apa yang harus dilakukan seorang pembalap, tapi sebagai ayah, saya jauh lebih tidak rasional dan terlalu emosional."

Menariknya, Wolff mengaku bahwa momen ini justru menjadi pelajaran berharga bagi dirinya sendiri. "Ini juga bagus untuk saya belajar menjadi stabil secara emosional; saya selalu orang yang terlalu emosional, terlalu marah, dan terlalu cepat bereaksi," pungkasnya. Dengan demikian, balap tidak hanya membentuk Jack, tetapi juga membentuk ulang cara pandang sang ayah di luar garasi.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU