Will Power finis ketiga di Grand Prix of Portland, namun ia yakin punya peluang merebut posisi kedua jika tidak terhambat oleh mobil yang tertinggal satu lap (lapped traffic). Menurutnya, aturan yang berlaku di IndyCar sudah ketinggalan zaman dan membuat balapan terlihat konyol.
Pembalap Andretti Global itu mengaku kehilangan banyak waktu saat terjebak di belakang Sting Ray Robb dari Dale Coyne Racing. Momen itu terjadi setelah ia melewatkan instruksi tim untuk masuk pit di lap yang seharusnya.
“Saya mendengar sesuatu, tapi tidak cukup jelas. Biasanya strategist akan mengulanginya berkali-kali,” kata Power. “Saya pikir saya melewatkan panggilan pit, dan itu membuat kami kehilangan banyak waktu. Saya benar-benar terhambat besar.”

Felix Rosenqvist, yang finis kedua untuk Meyer Shank Racing, juga menjadi korban lapped traffic saat mengejar pemenang balapan Alex Palou. Ia menyerukan perubahan aturan, karena menurutnya situasi ini membuat semua orang terlihat bodoh.
“Tanpa terkesan kesal, saya rasa saya tidak akan menang, tapi sudah saatnya seri ini dewasa dan tidak lagi menghadapi situasi mobil yang tertinggal satu lap,” ujar Rosenqvist. “Saya pikir semua pembalap mungkin setuju dengan saya.”
IndyCar tidak memberlakukan blue flag seperti Formula 1, sehingga pembalap yang lebih cepat harus berjuang melewati mobil yang lebih lambat secara fair. Power mendukung usulan Rosenqvist untuk membuat kesepakatan bersama antar pembalap jika IndyCar tidak mau mengubah aturan.
“Saya sudah bilang dari dulu. Ini konyol punya aturan dari era 1970-an,” kata Power. “Jika IndyCar tidak mau melakukan apa-apa, saya rasa semua pembalap harus berkumpul dan membuat kesepakatan gentlemen.”
Keduanya mengakui bahwa diskusi ini terjadi setiap tahun dan kemungkinan besar tidak akan membuahkan hasil. IndyCar akan kembali bergulir pada 15-17 Agustus di sirkuit jalan raya Markham untuk Ontario Honda Dealers Indy.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!