Maverick Vinales akhirnya kembali ke lintasan MotoGP setelah absen hampir tiga bulan karena cedera bahu. Pembalap Spanyol itu akan tampil di GP Motegi akhir pekan ini, namun ia mengaku sempat berpikir tidak akan balapan lagi musim ini. Dalam wawancaranya dengan Autosport, Vinales mengungkapkan kebingungannya terhadap manajemen KTM yang dianggapnya tidak konsisten.
Vinales absen sejak GP Jerman karena masalah pada tendon infraspinatus di bahu kanannya. Ia telah menjalani berbagai perawatan, termasuk suntikan plasma kaya platelet yang menurutnya hanya meningkatkan kondisi sekitar 10% per bulan. Puncaknya, ia memilih pulang lebih awal dari Sachsenring dan mulai meragukan masa depannya di MotoGP.
Hubungan Vinales dengan KTM memang memanas. Musim dingin lalu, petinggi KTM di Mattighofen menjanjikan kursi tim pabrikan untuk 2027. Namun performa inkonsisten akibat cedera membuat KTM berbalik arah dan mengeluarkannya dari rencana, bahkan dari tim satelit. Yang paling menyakitkan, KTM baru memberitahu secara resmi pada 30 Juni, saat sudah tidak ada kursi tersisa untuk musim depan.

“Saya pikir saya tidak akan balapan lagi tahun ini. Saya sangat terkejut ketika mereka menelepon saya untuk melakukan tes, dan lebih terkejut lagi mereka membiarkan saya mencoba motor tahun depan. Sejujurnya, saya tidak mengerti KTM. Saya tidak paham apa yang mereka inginkan dari saya,” ujar Vinales.
Ketegangan juga terjadi dengan Guenther Steiner, wajah publik dari kelompok investor yang mengambil alih tim Tech 3. Namun, sepuluh hari lalu Steiner menelepon Vinales untuk meminta ikut serta dalam tes di Red Bull Ring setelah GP Austria. Hasil tes itu positif, sehingga Vinales mendapat kesempatan kembali di Motegi.
Vinales mengaku telah mencoba mencari logika dari semua yang terjadi selama empat bulan terakhir, tetapi tidak menemukannya. Meski begitu, ia tetap profesional dan siap memberikan yang terbaik di sisa musim. Kembalinya Vinales ke lintasan juga menjadi momen penting bagi KTM yang tengah berjuang mengembalikan performa di kompetisi MotoGP.
Dampak dari keputusan KTM ini bisa mempengaruhi dinamika pasar pembalap. Jika Vinales tampil impresif di Motegi, bukan tidak mungkin ia kembali dilirik tim lain. Sebaliknya, jika performanya terganggu cedera, posisinya di MotoGP bisa semakin terancam. Yang jelas, kisah Vinales dan KTM menjadi salah satu drama paling menarik di paddock musim ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!