SPONSORED

Verstappen Ogah Comeback, Puji mentalitas Antonelli di F1 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Verstappen Ogah Comeback, Puji mentalitas Antonelli di F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Verstappen Ogah Comeback, Puji mentalitas Antonelli di F1 2026

Max Verstappen tidak mau berbasa-basi. Ketika ditanya soal peluang juara dunia Formula 1 2026, pembalap Red Bull itu justru melempar candaan yang langsung menohok: "Saya jelas tidak akan melakukan comeback!" Ucapan itu keluar sebagai respons atas situasi Kimi Antonelli, yang kini berada di posisi terdepan menuju gelar juara dunianya yang pertama.

Delapan atau sembilan akhir pekan balapan masih tersisa, tergantung bagaimana nasib grand prix di Timur Tengah pada akhir tahun nanti. Dengan keunggulan poin yang besar, Antonelli berada di jalur cepat untuk menggantikan Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah Formula 1. Usai kemenangannya di Madrid, rekan setimnya di Mercedes, George Russell, bahkan sudah tidak bisa lagi juara dunia dalam skenario di mana ia memenangi semua balapan dan Antonelli selalu finis kedua. Artinya, Russell tidak lagi memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri, dan pada Minggu lalu ia mengaku sudah tidak berada dalam perebutan gelar.

Di tengah sorotan itu, Antonelli memilih untuk tidak memikirkan gelar juara terlebih dahulu. Meski terdengar klise, sikap itulah yang menurut mereka yang tahu betul apa yang dibutuhkan untuk juara—Verstappen dan Lando Norris—adalah mentalitas yang tepat bagi pembalap muda Italia tersebut. Ketika keduanya diminta memberi saran untuk Antonelli menjelang pekan-pekan penentuan, pembalap Mercedes itu sendiri langsung menyahut: "Yah, saya pikir mereka berharap ada comeback!"

Steiner Slams Ben Sulayem's Offer to Help Alonso at Aston Martin
Read AlsoSteiner Slams Ben Sulayem's Offer to Help Alonso at Aston Martin

Verstappen pun dengan cepat melontarkan candaan: "Saya jelas tidak akan melakukan comeback!" Tahun lalu, Verstappen memang mampu membalikkan defisit poin yang cukup besar dengan selalu finis di podium di setiap grand prix setelah jeda musim panas. Namun, pembalap Belanda itu sadar bahwa realitas musim ini benar-benar berbeda. Kini, targetnya hanyalah memenangi balapan. Jika ia gagal menang setidaknya sekali tahun ini, itu akan menjadi pertama kalinya sejak musim debutnya pada 2015 ia tidak pernah naik ke podium tertinggi.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Verstappen tetap memberikan pujian dan saran untuk Antonelli. Menurutnya, pembalap Mercedes itu hanya perlu melanjutkan apa yang sudah dilakukannya, tanpa terlalu memikirkan klasemen kejuaraan. "Kimi hanya perlu melakukan apa yang dia lakukan. Maksud saya, itu fantastis, semuanya berjalan sangat baik," ujar Verstappen. "Dia tidak perlu terlalu stres, dan saya rasa dia tidak stres. Dia terus tampil, dia percaya diri, dan pengalamannya semakin bertambah. Dia masih muda dan kariernya masih sangat awal, tapi dia sudah terbang. Semuanya berjalan."

Verstappen menambahkan bahwa Antonelli tidak boleh mempersulit keadaan, dan sejauh ini ia memang tidak melakukannya. "Dia dikelilingi oleh orang-orang baik yang tahu apa yang dia butuhkan, jadi semuanya berjalan dengan baik," lanjutnya. Sementara itu, Norris menilai bahwa para rival Antonelli sebaiknya tidak perlu memberi saran tambahan yang berguna, karena pembalap berusia 20 tahun itu sudah tahu apa yang harus dilakukan. Dengan delapan balapan tersisa, Antonelli tinggal menjaga konsistensi dan fokus pada setiap balapan, sementara para rivalnya—termasuk Verstappen dan Norris—masih berusaha mengejar ketertinggalan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU