Frederic Vasseur menilai regulasi Formula 1 2026 menghadirkan balapan yang lebih terbuka, meski tetap menyisakan nuansa artifisial. Dalam wawancara dengan Auto Hebdo, prinsipal Ferrari itu mengakui bahwa pengelolaan energi kini menjadi keterampilan kunci, tetapi ia juga menyoroti degradasi karakter trek legendaris seperti Pouhon dan Copse.
Menurut Vasseur, perbandingan dengan era DRS menunjukkan kemajuan signifikan. "Saya punya perasaan campur aduk. Sebagai penggemar motorsport, balapan jelas lebih terbuka daripada sebelumnya. Bisa dibilang sedikit artifisial, tapi kurang dibanding saat masih ada DRS. Dulu cukup menekan tombol. Sekarang harus mengelola energi dan berpikir kapan menggunakannya agar tidak kehabisan baterai sebelum akhir lap," ujarnya.
Contoh nyata terlihat pada restart di Spa setelah Safety Car. Beberapa tim sengaja mengisi energi sebelum garis start, sementara yang lain mencoba kehilangan posisi demi mendapatkan daya lebih saat restart. "Mungkin ini bukan racing murni, tapi tetap membutuhkan keahlian. Bagi saya, itu sisi positifnya," tambah Vasseur.

Namun, ada pula sisi negatif yang ia soroti: pengembangan sasis terus berjalan, sementara dorongan mesin justru berkurang. Akibatnya, tikungan cepat seperti Pouhon di Spa atau Copse di Silverstone tidak lagi terasa sebagai tikungan sejati. "Dulu Radillon, Blanchimont, dan Pouhon adalah tikungan. Sekarang mobil melaju full throttle sampai pit entry," keluhnya.
Vasseur optimistis masalah ini akan terkoreksi dalam beberapa tahun ke depan. "Saya pikir antara 2027 dan 2028 kami akan menyeimbangkan kembali proporsi termal-elektrik, dengan tetap mempertahankan tenaga maksimum yang sama," tutupnya. Pernyataan ini muncul di tengah rivalitas sengit antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton, yang manuvernya di Hungaria disebut sebagai sorotan musim ini.
Dilansir dari FormulaPassion, pandangan Vasseur menjadi bahan diskusi hangat di paddock. Para pengamat menilai bahwa regulasi 2026 memang menuntut strategi energi yang lebih kompleks, namun juga mengubah esensi mendorong mobil hingga batas fisik.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!