Minggu di TT Circuit Assen berubah menjadi panggung kemenangan bagi Twan Smits. Pembalap Yamaha asal Belanda itu tampil sempurna dengan memenangi dua race EURO MOTO Superbike, sekaligus mengukir kemenangan perdananya di kelas tersebut. Namun euforia tuan rumah sempat terusik di kelas Sportbike, ketika Ruben Bijman kehilangan kemenangan akibat penalti track limits.
Smits memulai hari dengan masalah. Yamaha R1 miliknya mati di pemanasan akibat kerusakan sekring ECU. Timnya bergerak cepat dan memperbaiki masalah tersebut sebelum race pertama dimulai. Meski start dari posisi terdepan, Smits sempat tertinggal di belakang Lukas Tulovic yang start lebih baik. Tulovic, yang harus menahan putaran mesin Ducatinya di bawah 15.600 rpm karena pembatasan teknis, memimpin di awal. Namun Smits tetap tenang dan menunggu momen yang tepat.
Momen itu datang di lap ketujuh. Smits melewati Tulovic dan tak pernah lagi terkejar. Ia finis terdepan, meninggalkan Tulovic di posisi kedua dan Markus Reiterberger di posisi ketiga. Kemenangan ini terasa spesial karena baru dua pekan sebelumnya ia mengalami kecelakaan berat di Oschersleben dan harus balapan dengan penahan di pergelangan tangannya.

Di race kedua, Smits langsung memimpin dari awal. Reiterberger memberi tekanan besar, tetapi kesalahan di lintasan membuatnya mendapat penalti long lap dan akhirnya keluar dari persaingan. Smits melesat dan finis dengan keunggulan 5,7 detik atas Marcel Schrotter yang naik ke posisi kedua. Ini menjadi double kemenangan perdananya di EURO MOTO Superbike, sebuah pencapaian luar biasa di hadapan publik sendiri.
Di kelas Sportbike, Ruben Bijman tampil meyakinkan dan melewati garis finis pertama, tetapi drama terjadi setelah balapan. Stewards meninjau ulang lap terakhir dan menemukan Bijman serta Stepan Zuda melanggar batas lintasan di tikungan 17 dan 18. Keduanya mendapat penalti satu posisi, sehingga kemenangan jatuh ke tangan Tobias Kitzbichler. Bijman turun ke posisi kedua, tetapi ia tetap bangga dengan performanya akhir pekan ini.
“Lap terakhir berjalan sangat baik, tetapi di tikungan kedua dari akhir saya mungkin keluar dari batas lintasan. Saya harus menerima keputusan ini,” ujar Bijman. “Meskipun begitu, ini akhir pekan yang hebat. Dua kali podium dan kemenangan pertama saya pada hari Sabtu adalah sesuatu yang tidak bisa diambil siapa pun.”
Sementara itu, Dirk Geiger kembali menjadi bintang di kelas Supersport. Pembalap Jerman berusia 24 tahun itu memenangi race kedua dengan gaya, melengkapi sapu bersih akhir pekannya di Assen. Ia unggul jauh dari Daniel Blin dan Lennox Lehmann yang finis kedua dan ketiga. Kemenangan ini menegaskan dominasi Geiger dan timnya di kelas tersebut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!