SPONSORED

Tribute Emosional Philippe Bianchi Kenang 12 Tahun Kecelakaan Suzuka

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Tribute Emosional Philippe Bianchi Kenang 12 Tahun Kecelakaan Suzuka
TO NEWS OVERVIEW
Jules Bianchi's fatal F1 crash happened on this day in 2014 © XPB Images

Philippe Bianchi menyampaikan penghormatan emosional untuk mengenang mendiang putranya, Jules Bianchi, tepat pada peringatan 12 tahun insiden nahas di Sirkuit Suzuka yang berujung pada kepergian sang pembalap Formula 1. Kecelakaan horor tersebut terjadi dalam gelaran Grand Prix Jepang 2014 yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras akibat mendekatnya Topan Phanfone, menciptakan kondisi lintasan yang sangat berbahaya bagi seluruh peserta lomba.

Tragedi bermula pada putaran ke-42 dari total 53 lap yang dijadwalkan, ketika pembalap Sauber yakni Adrian Sutil kehilangan kendali dan menabrak pembatas lintasan di Tikungan 7 Suzuka. Memasuki putaran berikutnya di bawah bendera kuning ganda berkibar, Jules Bianchi tergelincir di area yang sama dan menabrak kendaraan evakuasi yang sedang bertugas mengangkat mobil Adrian Sutil, mengakibatkan cedera kepala serius pada sang pembalap Prancis.

Setelah sempat berada dalam kondisi koma buatan di rumah sakit, Jules Bianchi akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada 17 Juli 2015 di Nice, menjadikannya pembalap Formula 1 pertama yang meninggal akibat kecelakaan dalam balapan akhir pekan sejak tragedi Ayrton Senna di Imola pada 1994. Melalui unggahan media sosial, ayahnya yakni Philippe menuliskan pesan yang sangat menyentuh hati untuk mengenang mendiang putranya tercinta.

Ocon Makes Hilarious Windows Restart Comparison to Bizarre F1 Glitch
Read AlsoOcon Makes Hilarious Windows Restart Comparison to Bizarre F1 Glitch

"12 tahun. Aku merindukanmu, sangat sedih, namun kami bekerja untukmu setiap hari agar tidak pernah melupakanmu. Aku mencintaimu," tulis Philippe menyertai foto Jules Bianchi dari masa awal karier balapnya, dilansir dari Crash.net. Sepanjang kariernya di ajang Formula 1, pembalap binaan Ferrari tersebut sukses mempersembahkan poin perdana yang bersejarah bagi tim Marussia lewat finis kesembilan di GP Monako 2014.

ADVERTISEMENT

Dampak dari kecelakaan tragis tersebut mendorong Formula 1 untuk melakukan revolusi besar-besaran dalam aspek keselamatan balap, termasuk penerapan Virtual Safety Car demi mengendalikan kecepatan secara optimal di area insiden. Selain itu, insiden ini juga mempercepat implementasi perangkat pelindung kokpit halo yang resmi diperkenalkan pada musim 2018 demi melindungi nyawa para pembalap dari potensi benturan fatal serupa di masa depan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU