Toprak Razgatlioglu menegaskan keyakinannya pada proyek Yamaha di MotoGP menjelang era 850cc, meski pabrikan asal Iwata itu disebutnya “belum sepenuhnya siap” pada tes perdana. Tes pertama dengan mesin 850cc berlangsung di Brno di tengah musim 2026, yang juga merupakan tahun debut Razgatlioglu di kelas utama setelah pindah dari tim WorldSBK BMW ke Pramac Yamaha pada musim dingin.
Bagi Yamaha, tes ini menjadi momen penting karena mereka mencoba memasukkan mesin V4 850cc ke sasis yang selama ini digunakan untuk motor 1000cc. Ini adalah motor V4 empat langkah pertama yang pernah digunakan Yamaha di MotoGP. Meski ada catatan negatif tersebut, Razgatlioglu justru merasa senang dengan hasil tes.
“Bagi saya, 850cc adalah tes yang positif karena kami hanya mencoba mesinnya dan itu saja,” ujarnya kepada Crash.net dalam wawancara jelang Grand Prix Inggris. “Saya rasa saya melakukan pekerjaan dengan baik. Tentu saja pabrikan lain juga terus berkembang, tapi Yamaha juga tidak berhenti. Mereka juga terus meningkatkan performa.”

Pembalap asal Turki itu juga mengakui bahwa timnya belum sepenuhnya siap untuk tes tersebut. “Saat kami melakukan tes, kami belum benar-benar siap 100 persen untuk tes ini, hanya mencoba mesinnya. Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat baik, makanya saya bilang ini tes yang positif. Saya percaya pada proyek ini,” tegasnya.
Razgatlioglu optimistis bahwa musim depan Yamaha bisa mulai bersaing untuk hasil spesial. “Tahun depan, kami datang perlahan, tapi jika kami terus meningkatkan sesuatu, saya pikir tahun depan kami mulai bertarung untuk hasil yang istimewa. Itulah mengapa saya bilang ini tes yang positif,” tambahnya.
Tes 850cc berikutnya akan berlangsung sehari setelah Grand Prix Austria di Red Bull Ring pada September. Razgatlioglu berharap ada peningkatan signifikan. “Kami akan lihat di Austria karena mereka terus berkembang. Jika kami meningkatkan sesuatu, mungkin kami bisa mencetak waktu lap yang lebih spesial. Kami selalu fokus pada waktu lap, karena perasaannya berbeda, tapi waktu lap juga sangat penting. Kita lihat saja di Austria,” pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!