Tim pabrikan Ford, Triple Eight Race Engineering, akhirnya menemukan biang keladi performa Will Brown yang kurang greget di awal musim. Ternyata, ada komponen kecil yang salah pasang dan membuat mobilnya kehilangan tenaga.
Menurut tim, sebuah airflow restrictor yang salah ukuran dipasok oleh Supercars dan telah terpasang di mesin Ford milik Brown sepanjang musim ini. Restrictor yang seharusnya berdiameter lebih besar itu ternyata satu milimeter lebih kecil dari standar.
Dampaknya? Triple Eight mengklaim kerugian performa yang cukup signifikan, rata-rata mencapai 0,15 detik per lap. Angka yang tentu sangat berarti di ajas Supercars yang kompetitif.

Supercars pun angkat bicara. Dalam pernyataan resminya, mereka mengakui bahwa komponen tersebut dipinjamkan ke Triple Eight untuk acara peluncuran tim di Geelong pada Februari lalu. Tujuannya hanya untuk demonstrasi, bukan untuk dipakai balapan.
"Supercars mengakui temuan bahwa mobil 888 telah berlaga di musim Supercars 2026 dengan airflow restrictor yang satu milimeter lebih kecil dari yang ditentukan untuk Ford Mustang," bunyi pernyataan tersebut. "Komponen itu dipinjamkan Supercars ke Triple Eight Race Engineering (T8RE) untuk tujuan demonstrasi saja," lanjutnya.
Yang bikin surprise, restrictor itu tidak sengaja ketahuan saat persiapan jelang event di Ipswich. Padahal, sudah dipakai sejak Perth Super 440. Prosedur scrutineering yang dilakukan secara acak tidak pernah menjangkau komponen tersebut hingga akhirnya terungkap.
Supercars berjanji akan mengevaluasi prosedur teknis mereka ke depan. Sementara itu, Triple Eight menekankan bahwa mereka proaktif melaporkan temuan ini, dan Supercars mengapresiasi langkah tersebut. Pertanyaannya sekarang, apakah ini akan memengaruhi klasemen? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!