Teemu Suninen siap menghadapi salah satu tantangan terberat di kalender ERC musim ini. Pebalap Finlandia itu akan turun di Barum Czech Rally Zlin akhir pekan ini, sebuah event yang terkenal dengan jalan aspal yang menuntut keberanian ekstra. “Saya sudah mendengar banyak cerita tentangnya,” ujarnya, menggambarkan bagaimana reputasi rally tersebut telah sampai ke telinganya.
Ini akan menjadi start internasional kelima Suninen dalam enam pekan terakhir. Periode sibuknya dimulai di Rally di Roma Capitale awal Juli lalu, di mana ia finis kedua. Sejak itu, ia terus menggeber ritme: finis kedua di WRC2 pada Rally Estonia, merebut kemenangan di Rally Poland (ERC), lalu kembali menjadi runner-up WRC2 di Rally Finland.
Kemenangan di aspal Polandia itu memperpanjang keunggulannya di puncak klasemen ERC menjadi 23 poin. Namun, meski dijagokan sebagai salah satu favorit di Zlin, Suninen tidak mau membebani dirinya dengan tekanan berlebih. “Saya ingin memastikan bisa menang di Polandia untuk mendapatkan posisi bagus di kejuaraan dan bisa membalap sedikit lebih hati-hati di Republik Ceko,” katanya kepada situs resmi ERC.

Zlin dikenal dengan jalan aspal yang super licin dan menipu: kombinasi tikungan cepat, jalan bergelombang, dan lintasan sempit yang menghukum kesalahan sekecil apa pun. Level pebalap lokal juga luar biasa, sehingga memperebutkan podium bukanlah perkara mudah. “Jalannya sangat rumit dan level pebalap lokal luar biasa, jadi tidak akan mudah bertarung untuk podium,” tambahnya.
Menariknya, Suninen kembali berganti mobil. Kurang dari dua pekan lalu ia mengendarai Toyota Rally2 di Finlandia, namun di Republik Ceko ia kembali ke Skoda Fabia RS Rally2 milik The Racing Factory. Adaptasi cepat dengan mobil berbeda menjadi kunci untuk tetap kompetitif.
Sejak 1984, rally aspal di sekitar kota Zlin ini telah menjadi bagian dari Kejuaraan Rally Eropa dan didominasi oleh pebalap tuan rumah. Terakhir kali pemenang non-Ceko adalah rekan senegaranya, Juho Hanninen, yang menang pada 2012. Sementara itu, pebalap paling sukses di event ini adalah Jan Kopecky, yang telah menang 11 kali dan akan kembali tampil tahun ini.
Persaingan juga diprediksi ketat dari pebalap Ceko lain seperti Filip Mares, Vaclav Pech, Erik Cais, dan Adam Brezik. Mereka akan menjadi penghalang besar bagi ambisi Suninen untuk memperlebar jarak di klasemen ERC. Rally ini dimulai Jumat malam dengan stage spektator pendek dan berakhir Minggu setelah 13 special stage.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!