SPONSORED

Strategi Jitu Racing Bulls di Bahrain Antar Liam Lawson Bersinar

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Strategi Jitu Racing Bulls di Bahrain Antar Liam Lawson Bersinar
TO NEWS OVERVIEW
Liam Lawson © XPB Images

Keputusan taktis yang diambil oleh tim Racing Bulls pada balapan Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang menuai banyak pujian setelah sempat memicu keraguan besar dari para pembalapnya sendiri. Liam Lawson secara terbuka mengakui bahwa ia sempat meragukan keputusan krunya ketika diinstruksikan untuk memulai balapan menggunakan ban intermediate di atas lintasan yang basah dan menantang.

Kondisi cuaca ekstrem sempat mewarnai jalannya akhir pekan balap dengan penundaan yang cukup panjang sebelum lampu start akhirnya dipadamkan. Ketika balapan resmi dimulai, terjadi perpecahan strategi di grid antara penggunaan ban intermediate dan ban slick, menciptakan ketegangan tersendiri di barisan pebalap yang bersiap menghadapi tikungan pertama.

Pilihan Racing Bulls untuk memasangkan ban intermediate pada mobil Liam Lawson dan rekan setimnya terbukti menjadi langkah paling krusial. Pebalap asal Selandia Baru tersebut langsung melesat dan bahkan bertarung sengit melawan Max Verstappen untuk memperebutkan posisi ketiga pada lap pembuka yang dramatis.

Audi Reveals Striking Singapore GP Livery Inspired by Local Culture
Read AlsoAudi Reveals Striking Singapore GP Livery Inspired by Local Culture

Selepas balapan, Liam Lawson tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap ketepatan strategi tim. Dilansir dari Crash.net, ia mengungkapkan, "Saya tidak menyangka bisa bertarung melawan Max ke Tikungan 1 dari posisi start kami, tetapi mobil merespons dengan sangat baik. Sangat-sangat senang, sangat bangga pada tim—semua keputusan tepat hari ini dengan pilihan ban, meskipun sejujurnya terkadang saya sempat meragukannya."

ADVERTISEMENT

Memasuki fase akhir balapan, Liam Lawson sempat berada di posisi kesembilan sebelum kekacauan di barisan depan memberikannya keuntungan tak terduga. Insiden mundurnya George Russell di bawah kondisi Safety Car pada Lap 50 serta aksi penyelamatan diri yang harus dilakukan Lando Norris membuka jalan bagi sang pebalap muda untuk naik dua posisi.

Konsistensi tersebut memastikan Liam Lawson mengamankan posisi finis yang sangat positif di zona poin penting. Evaluasi matang dan kecepatan mobil di stint kedua membuktikan bahwa Racing Bulls mampu mengeksekusi strategi papan atas ketika tekanan berada di titik tertinggi.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU