Komposisi starting grid untuk ajang Formula 1 2026 Mexican Grand Prix mengalami perubahan signifikan menyusul serangkaian investigasi dan investigasi stewards terhadap sejumlah pembalap. Hukuman penalti posisi start menjadi tajuk utama jelang balapan krusial di Autodromo Hermanos Rodriguez setelah insiden yang melibatkan para pembalap pada sesi latihan bebas sebelumnya.
Pembalap andalan Red Bull, Max Verstappen, harus rela turun satu strip dari posisi keempat awal ke posisi kelima pada grid start resmi. Keputusan tersebut diambil setelah stewards menjatuhkan sanksi atas insiden senggolan di sesi latihan yang melibatkan dirinya, memaksa sang juara dunia harus bekerja ekstra keras dari sisi luar barisan terdepan demi mengamankan poin penting dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.
Sementara itu, nasib lebih berat menimpa pembalap Racing Bulls, Liam Lawson. Selain sanksi penalti satu posisi akibat insiden latihan bebas yang membuatnya tergeser dari urutan kedelapan ke kesembilan, tim Racing Bulls juga harus menghadap stewards terkait pelanggaran regulasi teknis pada komponen MGU-K mobilnya yang berisiko memicu diskualifikasi dari sesi kualifikasi.

Deretan sanksi grid juga turut menyeret pembalap Cadillac, Valtteri Bottas, yang harus menerima hukuman penalti masif sebanyak 50 posisi akibat penggantian komponen mesin secara ekstensif pada akhir pekan ini. Kondisi tersebut memaksa Bottas harus memulai balapan dari posisi paling buncit di barisan belakang grid balapan.
Di sisi lain, barisan terdepan dipimpin oleh Lewis Hamilton yang mengamankan pole position bersama tim Ferrari, diikuti oleh George Russell di posisi kedua serta rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, di tempat ketiga. Persaingan ketat di barisan depan diprediksi bakal menyajikan strategi pit stop dan manuver overtake yang sengit sejak lampu start padam.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!