SPONSORED

Solberg dan Pajari Incar Gelar WRC di Sardinia

Notifikasi
0
Solberg dan Pajari Incar Gelar WRC di Sardinia
TO NEWS OVERVIEW
Pajari has one very small advantage over his rivals: he has one more victory this season than Evans and Solberg, which could help settle a tiebreak scenario

Dua pembalap muda Toyota, Oliver Solberg dan Sami Pajari, memasuki putaran terakhir WRC di Sardinia dengan peluang merebut gelar juara dunia dari tangan Elfyn Evans. Solberg tertinggal 21 poin, sedangkan Pajari 17 poin dari pembalap Wales tersebut. Meski demikian, keduanya belum menyerah dan siap memberikan tekanan di lintasan berkerikil yang menantang.

Pajari, yang telah memenangkan tiga dari empat rally terakhir, mengaku senang bisa bertarung hingga akhir. "Sangat menyenangkan bisa berada dalam perebutan gelar dengan hanya satu rally tersisa," ujarnya. "Saya hanya perlu melakukan yang terbaik seperti di setiap rally, jadi tidak ada yang berubah." Pembalap Finlandia itu juga menyebut bahwa Sardinia adalah trek yang disukainya, dengan karakter tikungan sempit dan berkelok. Ia yakin perubahan waktu penyelenggaraan tidak akan mengubah sifat rally secara signifikan.

Solberg, yang memenangkan rally terakhir di Chile, memiliki peluang lebih kecil namun tetap optimis. "Gelar juara terlihat seperti hal yang jauh di beberapa titik musim ini, tapi kami tidak pernah menyerah," katanya. "Kami akan memberikan segalanya, dan di rally seperti Sardinia, apa pun bisa terjadi." Ia menekankan bahwa stage di Sardinia sangat menantang, dengan bagian cepat yang membutuhkan keberanian dan bagian teknis yang memerlukan kesabaran.

Solberg and Pajari Eye WRC Title in Sardinia Showdown
Read AlsoSolberg and Pajari Eye WRC Title in Sardinia Showdown

Menariknya, Pajari memiliki satu keunggulan kecil: ia memiliki lebih banyak kemenangan musim ini dibanding Evans dan Solberg, yang bisa menjadi penentu jika terjadi tiebreak. "Saya tidak memiliki banyak pengalaman di sana, terutama di kategori utama, tapi kami memiliki hasil bagus dengan memenangkan kelas Rally2 tahun lalu," tambahnya. "Kami hanya harus mengincar podium tertinggi lagi dan melihat apa yang terjadi."

ADVERTISEMENT

Kepala tim Toyota, Jari-Matti Latvala, menyambut baik situasi ini. Ia mengaku bangga bisa membawa tiga kru bersaing memperebutkan gelar di Sardinia. "Ini akan sangat istimewa," ujarnya. "Bagi tim, yang terpenting adalah menyediakan mobil yang kuat dan andal agar mereka bisa bertarung secara adil." Latvala juga mengingatkan bahwa Sardinia merupakan rally berat dengan banyak batu, sehingga pembalap harus menghitung risiko dengan cermat.

Dengan reli terakhir yang sering menjadi penentu, tekanan akan sangat terasa. Evans, yang telah tampil konsisten sepanjang musim, harus waspada terhadap duo muda Toyota yang sedang dalam performa terbaik. Solberg dan Pajari telah menunjukkan kecepatan dan konsistensi, dan mereka tidak akan membiarkan kesempatan ini lewat begitu saja.

Rally Sardinia akan menjadi ujian mental dan fisik bagi semua pembalap. Dengan karakter trek yang kasar dan cuaca yang mungkin panas, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal. Bagi Solberg dan Pajari, ini adalah kesempatan untuk mengukir sejarah sebagai juara dunia WRC pertama mereka. Bagi Evans, ini adalah tentang mempertahankan keunggulan dan mengamankan gelar yang telah lama ia impikan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU