SPONSORED

Sidang Banding Gasly Digelar Tertutup, Ini Alasannya

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Sidang Banding Gasly Digelar Tertutup, Ini Alasannya TO NEWS OVERVIEW
Sidang Banding Gasly Digelar Tertutup, Ini Alasannya

Pierre Gasly kembali menjadi sorotan di paddock Formula 1. Setelah podiumnya di Grand Prix Monaco dipulihkan lewat banding, kini keputusan itu harus diuji kembali di pengadilan tingkat internasional. Namun ada yang berbeda kali ini: sidang akan digelar di balik pintu tertutup.

FIA International Court of Appeal dijadwalkan menggelar sidang pada 25 Agustus di markas FIA, Paris. Sidang ini merupakan respons atas protes yang diajukan oleh Red Bull dan McLaren terhadap keputusan FIA yang mengembalikan posisi ketiga Gasly. Padahal, sebelumnya Pierre Gasly sempat dijatuhi penalti waktu karena dianggap melebihi batas kecepatan di pit lane.

Keputusan FIA untuk memulihkan podium Gasly memang memicu kontroversi. Pasalnya, FOM (Formula One Management) mengakui ada kesalahan dalam pengukuran di pit lane yang membuat Gasly dihukum secara keliru. Alpine pun langsung mengajukan hak untuk meninjau ulang dan berhasil mengembalikan posisi Gasly di podium.

Hamilton Finds 'Italian Bono' at Ferrari, Career Resurgence
Read AlsoHamilton Finds 'Italian Bono' at Ferrari, Career Resurgence

Namun, Red Bull dan McLaren tidak terima. Pasalnya, Isack Hadjar yang sempat diklasifikasikan P3 harus rela turun posisi, sementara Oscar Piastri juga sempat kena penalti serupa di balapan yang sama. Keduanya merasa keputusan FIA tidak konsisten dan merugikan tim mereka.

ADVERTISEMENT

Yang menarik, sidang banding kali ini bersifat tertutup. Padahal, dalam aturan FIA, sidang pengadilan internasional biasanya terbuka untuk publik dan media, kecuali untuk kasus pelanggaran budget cap. Namun, ada klausul yang memperbolehkan sidang tertutup jika alasan keamanan atau kerahasiaan data. Dalam pernyataannya, FIA mengatakan panel hakim memutuskan menutup sidang atas permintaan pihak-pihak yang terlibat, demi menjaga kerahasiaan.

Permintaan kerahasiaan ini kemungkinan besar berkaitan dengan detail teknis seputar pengukuran pit lane dan cara tim menghitung kecepatan. Hal ini memang menjadi inti sengketa, dan kedua tim protes mungkin tidak ingin data sensitif tersebut menjadi konsumsi publik. Meski begitu, FIA tidak memberikan penjelasan lebih lanjut soal alasan di balik permintaan tersebut.

Keputusan akhir dari sidang ini biasanya memakan waktu hingga tiga minggu. Namun, FIA menyatakan akan mengumumkan hasilnya “secepat mungkin”. Jika banding Red Bull dan McLaren diterima, maka podium Gasly bisa dicabut lagi dan posisi ketiga kembali ke Hadjar. Namun jika ditolak, maka hasil balapan Monaco akan tetap seperti sekarang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU