Sergio Perez bersiap mengukir sejarah emas dalam dunia balap jet darat dengan menjadi pembalap ketujuh dalam sejarah Formula 1 yang berhasil mencatatkan 300 start grand prix. Momen spesial ini terasa semakin emosional karena pencapaian milestone triple-century tersebut diraih tepat di hadapan publik pendukungnya sendiri pada balapan kandang akhir pekan ini di Mexico City. Perez akan mencatatkan namanya sebagai pembalap pertama yang mampu mencapai tonggak sejarah bergengsi ini di depan para penggemar tuan rumah.
Perjalanan pembalap asal Meksiko ini menuju angka 300 sebenarnya dihitung dari catatan entri yang lebih banyak. Secara total, ia sebenarnya dijadwalkan untuk memasuki akhir pekan grand prix ke-304 dalam kariernya di ajang Formula 1. Beberapa balapan yang terlewat dalam catatan start resminya meliputi Grand Prix Monako dan Kanada pada musim 2011, di mana ia terpaksa mengundurkan diri akibat kecelakaan hebat saat sesi kualifikasi di Monako. Selain itu, GP Malaysia 2014 menjadi momen apes lainnya karena masalah girboks membuatnya gagal melakukan start, disusul GP Inggris 2020 saat ia harus absen akibat positif COVID-19.
Masuknya Perez ke dalam klub elite pembalap berpengalaman ini menempatkannya sejajar dengan deretan legenda hidup dan juara dunia Formula 1. Ia menyusul jejak Fernando Alonso, Lewis Hamilton, Kimi Raikkonen, Rubens Barrichello, Michael Schumacher, dan Jenson Button yang sebelumnya sudah lebih dulu menembus batas 300 start balapan. Statistik unik juga mencatat nama Sebastian Vettel yang sebenarnya masuk dalam 300 entri dan sempat memulai 300 lap formasi, namun hanya resmi mencatat 299 setengah start akibat kerusakan mesin di grid GP Bahrain 2016.

Di sisi lain, Lewis Hamilton juga tengah mendekati rekor monumental lainnya dengan bersiap menyongsong akhir pekan grand prix ke-399 dalam karier panjangnya di Mexico City. Sejak debut fenomenalnya pada tahun 2007, juara dunia beberapa kali itu praktis hampir tidak pernah absen, kecuali pada GP Sakhir 2020 akibat terjangkit virus corona. Menariknya, balapan tanpa Hamilton tersebut justru dimenangkan secara brilian oleh Sergio Perez di bawah sorotan lampu malam Sirkuit Bahrain.
Pencapaian luar biasa ini menegaskan ketahanan fisik, konsistensi performa, dan daya juang tinggi yang harus dimiliki seorang pembalap untuk bertahan selama lebih dari satu dekade di kasta tertinggi motorsport. Membalap di era modern dengan kalender balap yang sangat padat menuntut tingkat fokus luar biasa. Dengan ribuan kilometer yang telah dilibas di berbagai sirkuit dunia, akhir pekan di Mexico City dipastikan bakal menjadi perayaan akbar bagi karier gemilang Perez di ajang Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!