Menatap hari balapan pemungkas musim WorldSBK 2026, Sam Lowes berada di posisi setara dengan saudaranya, Alex Lowes, dengan mengantongi 245 poin. Pembalap Elf Marc VDS Racing Team tersebut merasa memiliki sedikit keunggulan performa di atas lintasan Jerez, terutama mengingat rekam jejaknya selama berkarier di kelas Grand Prix sebelumnya.
Kendati demikian, pertarungan internal keluarga demi posisi klasemen akhir bukanlah fokus utama sang pembalap. Mantan bintang Moto2 ini secara terbuka mengakui bahwa ia dan saudaranya seharusnya mampu tampil jauh lebih kompetitif untuk memperebutkan posisi ketiga klasemen akhir kejuaraan dunia Superbike musim ini, yang akhirnya diamankan oleh Yari Montella.
Menurut analisis sang pembalap asal Inggris tersebut, terlalu banyak poin krusial yang terbuang sia-sia sepanjang kalender balap tahun ini. Situasi tersebut membuat mereka tertinggal cukup jauh, yakni defisit 56 poin di belakang pembalap andalan Barni Spark Racing Team, yang tampil konsisten mengamankan posisi tiga besar klasemen.

"Saya pikir di trek ini saya memiliki sedikit keunggulan darinya. Dari sisi mesin dan latar belakang kelas grand prix, kami sering membalap di sini," ungkap Sam Lowes menilai peluangnya. "Kami berdua telah melepas banyak poin tahun ini. Kita tetap bisa senang dengan musim yang telah dijalani, tetapi terlalu banyak poin terbuang. Kita seharusnya bisa lebih dekat dengan posisi ketiga, tapi inilah permainannya. Semoga kondisi basah membuat pertarungan lebih adil."
Ramalan cuaca untuk hari Minggu di Sirkuit Jerez memang mengindikasikan potensi turunnya hujan. Kondisi lintasan basah diyakini bakal memberikan kesempatan yang lebih realistis bagi Alex Lowes untuk melawan saudaranya, mengingat spesifikasi motor Panigale V4 R yang dikendarai Sam memberikan keuntungan kompetitif di atas trek kering.
Jika cuaca buruk batal turun, Sam Lowes otomatis difavoritkan setelah sukses memisahkan dua pembalap pabrikan Aruba.it Racing - Ducati pada Race 1 hari sebelumnya. Finis di podium kedua di belakang juara dunia Nicolo Bulega menjadi bukti sahih kecepatan motornya.
"Itu adalah hari yang solid. Saya menikmatinya. Saya sangat menyukai trek ini, sangat cocok dengan gaya balap saya dan saya punya kenangan hebat dari Moto2 dan masa singkat saya di WorldSBK," kata Sam Lowes usai mengamankan podium kedua. Ia juga menambahkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan di akhir balapan akibat degradasi ban depan SC1, namun berhasil mengatasinya hingga bendera finis berkibar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!