SPONSORED

Russell Lega Bukan Salahnya Usai Temuan Mesin Mercedes

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Russell Lega Bukan Salahnya Usai Temuan Mesin Mercedes TO NEWS OVERVIEW
George Russell’s F1 title credentials have unravelled in the first half of the 2026 season

George Russell akhirnya bisa bernapas lega. Setelah melewati paruh pertama musim F1 2026 dengan frustrasi, pembalap Mercedes itu mengaku beban besar terangkat dari pikirannya setelah tim menemukan bahwa masalah yang ia alami bukan berasal dari gaya balapnya, melainkan dari unit tenaga.

Musim ini memang tidak mudah bagi George Russell. Meski Mercedes tampil dominan di awal musim, performa rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, justru lebih bersinar. Russell kesulitan dengan kecepatan di lintasan lurus, dan ia sempat meyakini bahwa dirinya yang harus berubah.

“Ini beban besar yang terangkat dari pikiranku, tetapi saat mengemudi di Silverstone dan sebagian besar sesi Jumat dan Sabtu di Spa, aku terus berpikir bagaimana cara mengemudi yang tepat agar unit tenaga cepat di lintasan lurus,” ujar Russell kepada media, termasuk Motorsport Week.

Johnny Herbert Reveals ‘Worst Abuse’ from Max Verstappen Fans
Read AlsoJohnny Herbert Reveals ‘Worst Abuse’ from Max Verstappen Fans

Data menunjukkan bahwa cara Russell membuka gas, penggunaan gigi, dan ritme pengereman mungkin menjadi penyebab ketertinggalannya. Namun, setelah penyelidikan lebih dalam, ternyata masalahnya ada pada mesin. “Semua usaha selama tiga sesi untuk mengoptimalkan ulang gaya balapku dengan teknik baru ternyata sia-sia,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Rasa lega ini datang di saat yang krusial. Russell tertinggal 59 poin dari Antonelli di klasemen, dan perbandingan dengan rekan setimnya terus menghantuinya setiap pekan. Kini, dengan mengetahui bahwa masalahnya bukan pada dirinya, ia bisa fokus kembali pada hal-hal mendasar.

“Jika aku fokus pada hal-hal sederhana, aku tahu itulah saat aku tampil terbaik. Tapi ini bukan olahraga yang sederhana, jadi berkata ‘fokus saja pada hal sederhana’ lebih mudah diucapkan daripada dilakukan,” jelas pembalap asal Inggris itu.

Menjelang Grand Prix Belanda di Zandvoort, persaingan antar rekan setim di Mercedes akan menjadi sorotan. Dengan penemuan ini, Russell berharap bisa tampil lebih percaya diri dan mengejar ketertinggalannya. Akankah ini menjadi titik balik baginya? Kita tunggu aksinya di trek.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU