Musim 2025 menjadi ujian mental yang berat bagi George Russell. Meski Mercedes tampil perkasa di puncak persaingan, performa Russell justru tidak konsisten. Mantan pembalap F1 David Coulthard menilai Russell harus segera keluar dari fase negatif yang ia sebut sebagai 'overthinking' agar tidak semakin tertinggal dalam perebutan gelar.
Russell mengawali musim dengan gemilang, memenangi Grand Prix pembuka di Melbourne. Namun, sejak saat itu, ia hanya mampu menang sekali lagi. Sementara itu, rekan setimnya, Kimi Antonelli, justru tampil trengginas dengan enam kemenangan dan memimpin klasemen dengan keunggulan 59 poin di paruh musim. Situasi ini membuat peluang Russell untuk merebut gelar semakin menipis.
Dalam podcast Up To Speed, Coulthard menyoroti banyaknya kemalangan yang menimpa Russell, mulai dari masalah reliabilitas hingga insiden di lintasan. "Sudah parah," ujarnya. "Berapa banyak nasib buruk yang bisa dialami seseorang? Di satu sisi, tim harus memperbaiki ini. Di sisi lain, George sedang tidak berada di puncak performa."

Coulthard menganalogikan kondisi Russell dengan pemain tenis yang gagal melakukan smash mudah karena mulai berpikir berlebihan. "George berada dalam fase musim di mana Kimi mengemudi secara instingtif dan memiliki reliabilitas yang cukup baik, sementara George terus menerima pukulan," jelasnya.
Menariknya, Coulthard justru menilai kurangnya pengalaman Antonelli di F1 menjadi keuntungan. "Pengalaman itu bagus, tapi keuntungan masa muda adalah Anda tidak tahu apa yang tidak Anda ketahui," katanya. "Kerugian dari pengalaman adalah Anda tahu tantangan dan kesulitan yang ada."
Meski mengakui comeback masih mungkin, seperti yang dilakukan Max Verstappen tahun lalu, Coulthard pesimistis dengan peluang Russell. "Bahkan Sylvester Stallone tidak akan menulis film Rocky dengan comeback sebesar itu setelah semua pukulan yang diterima," ujarnya. "Ini akan menjadi tahun pembentukan karakter bagi George."
Dengan tekanan yang semakin besar, Russell dituntut untuk segera bangkit. Jika tidak, gelar juara dunia bisa semakin menjauh, dan persaingan internal Mercedes akan semakin memanas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!