SPONSORED

Russell dan Verstappen Tolak Sanksi Larangan Balap untuk Colapinto

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Russell dan Verstappen Tolak Sanksi Larangan Balap untuk Colapinto
TO NEWS OVERVIEW
Russell dan Verstappen Tolak Sanksi Larangan Balap untuk Colapinto

George Russell dan Max Verstappen menolak gagasan larangan balap untuk Franco Colapinto setelah insiden kontroversial di Grand Prix Azerbaijan. Pembalap Mercedes itu menilai sanksi tersebut terlalu keras, sementara Verstappen menekankan pentingnya kesadaran dan permintaan maaf dari pembalap yang menyebabkan insiden.

Insiden terjadi pada lap 36 saat restart, ketika Franco Colapinto melakukan kesalahan dengan mengunci ban depan di tikungan pertama Sirkuit Baku, menabrak rekan setimnya di Alpine, Pierre Gasly, dan juga Lando Norris dari McLaren. Akibatnya, Gasly dan Norris tersingkir, merugikan Alpine yang berpeluang meraih poin ganda.

Norris sebelumnya mengkritik keras dan menyerukan FIA untuk memberikan larangan balap satu race karena menganggap tindakan Colapinto ceroboh. "Saya pikir FIA harus lebih tegas dan mulai memberikan larangan untuk hal seperti ini. Itu ceroboh. Biayanya besar; semua parts saya sekarang ada di tempat sampah. Orang seperti itu harus dilarang, karena itu bukan balapan yang pantas di Formula 1," ujar Norris.

Lindblad Apologizes to Lawson After Baku Collision
Read AlsoLindblad Apologizes to Lawson After Baku Collision

Namun, Russell yang memenangi balapan menilai hukuman tersebut berlebihan. "Menurut saya itu terlalu keras. Restart safety car, ban dingin, kesalahan kecil bisa berdampak besar. Dari apa yang saya lihat, itu kesalahan kecil dengan konsekuensi besar. Larangan balap seharusnya diberikan untuk tindakan sengaja yang sangat berbahaya dan sembrono. Jadi, ini tidak menguntungkan," jelas George Russell.

ADVERTISEMENT

Verstappen, yang finis kedua, juga menunjukkan pengertian. "Selama pembalap yang menyebabkan insiden sadar dan meminta maaf, itu biasa. Kesalahan kecil atau salah penilaian, Anda mengunci ban. Di sisi dalam, grip rendah, dan sayangnya melibatkan banyak mobil. Tidak menyenangkan bagi semua pihak, tapi seperti kata George, larangan balap mungkin terlalu berlebihan," kata Max Verstappen.

Pembalap ketiga, Isack Hadjar, menyoroti kondisi trek yang berkontribusi pada insiden. "Dari sisi saya, treknya tidak cukup baik. Keluar dari racing line, mulai sangat bergelombang. Sulit menghasilkan suhu ban di belakang safety car yang melaju lambat. Jadi Anda berlebihan dan akibatnya besar," ujar Hadjar. Kurangnya grip di luar racing line membuat pembalap enggan menyalip di tikungan pertama, satu-satunya peluang menyalip di Sirkuit Baku sepanjang 6 km.

Insiden ini menambah daftar kontroversi di musim ini dan memicu diskusi tentang standar penalti di F1. Colapinto sendiri belum memberikan komentar resmi, namun insiden tersebut menjadi pukulan bagi Alpine yang kehilangan peluang poin berharga.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU