Red Bull dikabarkan sedang bersiap merekrut direktur performa Aston Martin, Tom McCullough, sebagai kepala teknik balap yang baru. Langkah ini menjadi jawaban atas kepergian Gianpiero Lambiase yang dikonfirmasi akan pindah ke McLaren pada 2028.
Menurut laporan dari publikasi Jerman, BILD, McCullough telah diidentifikasi sebagai orang yang akan mengambil alih manajemen operasional teknik Red Bull di sirkuit. Laporan tersebut menyebutkan, "McCullough akan bertanggung jawab atas semua hal operasional di lintasan dan akan mengoordinasikan kerja para insinyur selama grand prix."
Kabar ini muncul setelah laporan sebelumnya bahwa insinyur asal Inggris itu akan meninggalkan posisinya sebagai direktur performa di Aston Martin pada akhir tahun. McCullough telah berada di tim yang berbasis di Silverstone selama lebih dari 10 tahun, melewati masa-masa sebagai Force India, Racing Point, dan Aston Martin. Selama di tim, ia bekerja dalam berbagai peran performa di lintasan sebelum akhirnya dipindahkan dari proyek F1.

Menurut profil LinkedIn-nya saat itu, ia menjadi direktur performa untuk Aston Martin Performance Technologies. Sebelum bergabung dengan tim Silverstone, McCullough pernah menjabat sebagai insinyur data di Williams sebelum menjadi race engineer, bekerja dengan pembalap seperti Nico Hulkenberg, Rubens Barrichello, dan Bruno Senna. Ia juga sempat singgah di Sauber sebagai kepala teknisi lintasan.
Kepergian Lambiase dari Red Bull menjadi salah satu pergantian personel terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Diumumkan pada 9 April 2026 bahwa Lambiase telah menandatangani kontrak dengan McLaren sebagai chief racing officer dan akan bergabung dengan tim Woking itu pada 2028, atau lebih cepat. Lambiase memulai karier F1-nya sebagai insinyur data untuk Jordan pada 2005 sebelum menjadi race engineer saat tim bertransisi menjadi Force India. Ia bergabung dengan Red Bull pada 2015, awalnya menjabat sebagai race engineer Daniil Kvyat sebelum Verstappen datang pada 2016. Lambiase kemudian dipromosikan menjadi kepala balap pada Oktober 2024.
Keputusan Red Bull untuk mendatangkan McCullough menunjukkan keseriusan mereka dalam mempertahankan performa tim di tengah transisi besar. McCullough dianggap memiliki pengalaman luas dan pemahaman mendalam tentang dinamika tim papan atas, yang diharapkan bisa membawa stabilitas baru bagi garasi Red Bull.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!