Dunia reli internasional bersiap menyambut era baru yang lebih menarik. Dilansir dari DirtFish, FIA telah mengonfirmasi bahwa mobil WRC kelas Rally1 musim depan akan mendapatkan suntikan tenaga tambahan demi memperlebar jarak performa dari kategori Rally2 yang kian kompetitif.
Perubahan regulasi ini mencakup penggunaan pembatas udara atau restrictor yang sedikit lebih besar, yakni dari 32mm menjadi 33mm. Direktur Teknis FIA, Xavier Mestelan Pinon, menjelaskan bahwa rencana ini bertujuan untuk menaikkan tenaga secara proporsional tanpa harus melakukan perombakan masif pada mesin kendaraan.
Tambahan aliran udara sekitar tiga persen tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak tenaga mesin hingga kurang lebih 12 tenaga kuda lebih tinggi. Dengan peningkatan ini, mobil Rally1 akan menembus batas lebih dari 300 tenaga kuda, sementara mobil Rally2 tetap dipertahankan pada angka 290 tenaga kuda untuk menjaga keseimbangan kompetisi.

Selain aspek mesin, tim yang mengonversi mobil Rally2 menjadi spesifikasi Rally1 juga akan menikmati keuntungan aerodinamika dan bobot. Pengurangan berat minimum sebanyak 10kg turut disiapkan untuk memberikan diferensiasi kecepatan yang jelas di atas lintasan gravel maupun aspal.
Langkah penyesuaian ini menjadi bagian penting dari paket validasi yang akan dibahas secara resmi dalam sidang World Motor Sport Council. Para insinyur dan petinggi Toyota serta pabrikan lainnya menyambut baik keputusan untuk mempertegas hierarki kelas premier reli dunia ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!