Pembalap Raul Fernandez melancarkan kritik tajam kepada Marco Bezzecchi setelah keduanya mengalami kecelakaan fatal saat memasuki zona pengereman pertama pada balapan sprint MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Hari Sabtu sebenarnya dimulai dengan hasil luar biasa bagi Fernandez yang sukses merebut pole position perdana di kelas utama MotoGP bersama tim Trackhouse Racing. Namun, momen gemilang tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika ia terkapar di gravel akibat insiden dengan motor RS-GP milik pabrikan Aprilia.
Insiden bermula ketika Bezzecchi melebar di tikungan pertama dan memaksa Fernandez bergerak ke arah luar trek. Saat kedua pembalap mulai merebahkan motor ke tikungan kanan, efek akumulasi kecepatan membuat Bezzecchi tiba-tiba menegakkan motornya dan kehilangan cengkeraman ban, yang berujung pada tabrakan keras.

Kemarahan pembalap asal Spanyol itu tidak terbendung usai insiden tersebut, terlebih ia harus menderita cedera retak kecil pada jarinya dan diragukan tampil dalam balapan utama hari Minggu. Fernandez dengan tegas menyebut tindakan rivalnya sebagai hal yang tidak dapat diterima dan mencederai sportivitas.
Hal terburuk adalah rasa frustrasi karena mengetahui bahwa Marco melakukan sesuatu yang seharusnya tidak ia lakukan. Anda bisa saja terjatuh dalam balapan, bangkit, dan melupakannya, tetapi sangat disayangkan ketika kedua pembalap Aprilia yang memiliki kecepatan bagus justru terlibat insiden akibat manuver yang egois.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!