SPONSORED

Rally Saudi 2026 Diragukan, Rute Tetap Dirilis

Notifikasi
0
Rally Saudi 2026 Diragukan, Rute Tetap Dirilis TO NEWS OVERVIEW
Thierry Neuville won the inaugural Rally Saudi Arabia in November 2025. Photo: Romain Thuillier/Hyundai Motorsport GmbH

Ketidakpastian kembali menyelimuti masa depan Rally Saudi Arabia di kalender World Rally Championship. Meski situasi keamanan di Timur Tengah semakin memanas, penyelenggara justru merilis rute resmi untuk putaran pamungkas musim ini. Keputusan itu diambil di tengah batalnya presentasi resmi yang sempat dijadwalkan saat Rally Finlandia beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Arab Saudi menandatangani kontrak sepuluh tahun dengan WRC Promoter pada dua tahun lalu, langsung memicu kontroversi besar. Event perdananya pun digelar pada musim gugur lalu sebagai penutup musim. Kini, rencana yang sama kembali dipasang: rally gravel yang menuntut fisik itu dijadwalkan menjadi penentu gelar juara dunia.

Rute Resmi Dirilis di Tengah Ketidakpastian

Rute yang dipublikasikan menampilkan total 320 kilometer kompetitif yang tersebar dalam tiga hari. Formatnya tetap tidak biasa karena finish justru berlangsung pada Sabtu, mengingat hari kerja di Arab Saudi dimulai pada hari Minggu. Perubahan stage terbilang minor, dengan hanya satu stage baru bernama Bryman yang menggantikan Alghullah di hari Jumat. Stage sepanjang 13 kilometer itu akan dijalankan dua kali.

Rally Saudi Doubts Linger, Yet Organisers Release Route
Read AlsoRally Saudi Doubts Linger, Yet Organisers Release Route

Rencananya, event dimulai Rabu, 11 November, dengan shakedown pada pagi hari. Hari Kamis menawarkan enam stage dengan total 105 kilometer kompetitif. Sementara itu, tujuh stage di hari Jumat menyumbang hampir separuh jarak rally, yakni 147 kilometer. Hari itu ditutup dengan stage penonton di area parkir dekat service park.

ADVERTISEMENT

Hari Sabtu tetap menjadi tantangan terberat, dibuka dengan stage terpanjang rally, Asfan sepanjang 35 kilometer. Para kru kemudian akan melahap stage Thabhan dua kali, dengan pass kedua berperan sebagai Power Stage. Namun, semua rencana ini masih bisa berubah jika situasi keamanan memburuk.

FIA sendiri telah menegaskan bahwa keputusan soal final kejuaraan baru akan diambil sekitar pertengahan September. Federasi Otomotif Internasional itu tampak menunggu perkembangan situasi di kawasan tersebut sebelum memberikan lampu hijau. Sementara itu, spekulasi tentang kemungkinan lokasi pengganti pun mulai bermunculan, meski belum ada pernyataan resmi.

Bagi para penggemar, ketidakpastian ini tentu mengkhawatirkan. Pasalnya, putaran penutup selalu menjadi momen krusial dalam perebutan gelar. Namun, hingga ada kepastian, semua pihak hanya bisa menunggu keputusan resmi dari penyelenggara dan FIA.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU