Akhir pekan mendatang akan menyuguhkan tontonan penutup yang begitu memikat bagi para penggemar reli dunia. Setelah musim utama yang dramatis usai di mana Elfyn Evans keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Oliver Solberg, ajang European Rally Championship (ERC) bersiap mementaskan babak pamungkasnya di Rally Six Cities of Northern Portugal. Meskipun Teemu Suninen telah mengunci gelar juara musim ini, kehadiran para pereli top dunia memastikan bahwa seri penutup ini sama sekali tidak akan berjalan lambat.
Absennya kalender WRC di Portugal pada tahun depan membuat ajang ini menjadi panggung penebusan yang krusial bagi para pereli papan atas untuk kembali merasakan atmosfer persaingan di atas lintasan legendaris tersebut. Kris Meeke datang dengan status sebagai pemenang putaran sebelumnya di Ceredigion. Catatan impresifnya di Fafe—dengan kemenangan beruntun dalam dua edisi terakhir dengan margin waktu yang signifikan—menjadikannya sebagai favorit utama meski ia harus kembali mengemudikan Toyota Portugal-run GR Yaris Rally2.
Namun, dominasi Meeke dipastikan mendapat perlawanan sengit dari Team MRF yang menurunkan kekuatan penuh demi mengamankan gelar kejuaraan tim. Bintang WRC2 Roope Korhonen akan mengandalkan Toyota GR Yaris Rally2 berspesifikasi ban MRF, kombinasi terbukti yang sukses menaklukkan Rally Hungary musim lalu. Tidak hanya itu, kekuatan MRF semakin berbahaya dengan kehadiran Martins Sesks di balik kemudi Skoda Fabia RS Rally2 yang siap bahu-membahu dengan Korhonen.

Persaingan di barisan penantang juga diramaikan oleh talenta muda asal Estonia, Patrick Enok. Pereli berusia 20 tahun ini siap menguji kapasitasnya di tengah daftar peserta Rally2 yang sangat padat mencapai 31 mobil. "Saya tahu saya akan memiliki banyak hal untuk dipelajari saat saya beradaptasi untuk bersaing di level ini, khususnya dengan 31 mobil Rally2 pada daftar peserta," ujar Enok. Ia juga menambahkan, "Saya akan memberikan yang terbaik. Memiliki rekan setim seperti Roope dan Martins akan mendorong saya untuk meningkatkan permainan saya dan memberi saya kesempatan berharga untuk belajar dari pengalaman mereka."
Sementara itu, pabrikan legendaris Lancia turut memanaskan persaingan dengan menurunkan empat mobil sekaligus. Langkah agresif ini diambil untuk mendukung Andrea Mabellini yang tengah terlibat duel ketat memperebutkan posisi runner-up kejuaraan melawan juara musim lalu Miko Marczyk. Dengan 31 mobil Rally2 yang siap dilepas di garis start, seri pamungkas ERC di Portugal menjanjikan aksi pamungkas yang sarat drama sebelum seluruh kompetisi reli memasuki masa libur musim dingin.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!