Oscar Piastri mengaku sedikit terkejut dengan hasil kualifikasi GP Belanda, di mana ia hanya terpaut 0,142 detik dari rekan setimnya, Lando Norris, yang merebut pole position. Padahal, ia sempat memimpin Q1 dan hanya terpaut 0,013 detik di Q2, namun di Q3 ia harus puas berada di posisi keempat setelah George Russell dan Kimi Antonelli menyelip di antara dua pembalap McLaren.
Meski nyaris meraih posisi start di baris terdepan, Piastri merasa performanya kali ini jauh lebih baik dibandingkan akhir pekan sebelumnya di Hungaria. "Beberapa posisi mungkin bisa lebih baik, tapi semua orang selalu bilang begitu setelah setiap lap kualifikasi. Secara keseluruhan saya cukup senang," ujarnya kepada Sky Sports F1. "Sedikit terkejut tidak bisa lebih dekat, jujur saja. Tapi begitulah kadang-kadang."
Piastri juga menambahkan bahwa ia merasa lebih percaya diri dengan mobilnya sepanjang akhir pekan ini. "Saya jauh lebih senang dengan apa yang dilakukan mobil dan saya merasa lebih percaya diri, meski hasilnya belum tentu mencerminkan itu," katanya. Manajer tim McLaren, Andrea Stella, pun mengamini penilaian tersebut. "Oscar tampil sangat baik akhir pekan ini. Kita bicara soal selisih satu setengah persepuluh detik. Dia kehilangan waktu di beberapa tikungan, tapi dia sangat fokus. Dia jauh lebih bahagia dengan performanya dan interaksinya dengan mobil dibandingkan di Hungaria," jelas Stella.

Sprint yang Mengecewakan
Namun, performa Piastri di kualifikasi kontras dengan hasil sprint race sebelumnya. Ia kehilangan posisi keempat dari Antonelli saat start dan finis kelima. McLaren justru kesulitan menjaga ban belakang sepanjang 24 lap, membuat Norris juga kehilangan posisi kedua dari Charles Leclerc di akhir sprint. "Kami tidak terlihat bagus, terutama di paruh kedua sprint, untuk kami berdua. Sedikit mengejutkan karena berdasarkan kecepatan satu lap kemarin, kami pikir bisa berada di baris terdepan," kata Piastri.
Stella pun mengakui bahwa performa McLaren lebih baik dalam satu lap dibandingkan dalam balapan panjang. "Kami harus mengakui bahwa performa kami sejauh ini lebih baik dalam satu lap daripada dalam lap beruntun. Di sprint qualifying kami punya peluang untuk pole, P1 dan P2 di Q2. Tapi di sprint race lebih sulit. Kami kehilangan performa karena degradasi ban belakang," ungkapnya.
Dengan hasil ini, Piastri akan start dari posisi keempat di grid, sementara Norris memimpin di depan. Pertanyaan besarnya, apakah McLaren bisa memperbaiki ritme balapan mereka untuk Grand Prix hari Minggu? Akankah mereka mampu bersaing dengan Mercedes dan Ferrari yang tampil kuat? Kita tunggu saja.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!