SPONSORED

Penderitaan Fisik Di Giannantonio Usai Insiden Motegi

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Penderitaan Fisik Di Giannantonio Usai Insiden Motegi
TO NEWS OVERVIEW
Penderitaan Fisik Di Giannantonio Usai Insiden Motegi

Akhir pekan balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, menyisakan derita yang luar biasa bagi pembalap Fabio Di Giannantonio. Rider asal Roma tersebut harus melalui hari Minggu yang berat akibat cedera fisik yang dialaminya menyusul insiden kecelakaan beruntun dalam balapan Sprint sebelumnya.

Akibat kondisi tubuh yang jauh dari kata prima, pembalap yang akrab disapa Diggia ini terpaksa harus rela kehilangan posisi demi posisi di sepanjang balapan utama. Ia akhirnya harus puas melintasi garis finis di posisi kedelapan belas, hanya mampu mengungguli Jack Miller yang berada di posisi paling buncit, serta terpaut selisih waktu hingga 50 detik dari sang pemenang lomba, Marc Marquez.

Dilansir dari FormulaPassion, selepas merampungkan balapan yang melelahkan tersebut, Fabio Di Giannantonio secara terbuka membeberkan detail kendala fisik yang merudungnya. Ia mengaku kondisinya sama sekali tidak membaik meski telah beristirahat semalaman penuh menjelang digelarnya balapan utama hari Minggu.

Di Giannantonio Reveals Severe Physical Pain After Motegi
Read AlsoDi Giannantonio Reveals Severe Physical Pain After Motegi

"Non sono sicuramente in ottime condizioni. Mi aspettavo di stare molto meglio trascorsa la notte e invece gia dal mattino faticavo a sentirmi libero nei movimenti in sella. Soprattutto sul lato destro, dove ho preso la botta," ungkap Fabio Di Giannantonio mengenai kesulitan mobilitas yang ia rasakan di atas motor.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, pembalap tim VR46 ini mendeskripsikan betapa rasa sakit pada bagian tubuhnya sangat membatasi performa balapnya di lintasan. Rasa nyeri yang menusuk membuat setiap tikungan menjadi siksaan tersendiri sepanjang durasi perlombaan.

"L’anca non mi permette di avere una posizione naturale e poi ci sono le costole. Quando prendi un colpo li, e come se avessi un coltello puntato per tutta la giornata. Quindi e stata una giornata complicata," imbuhnya menggambarkan betapa parahnya cedera pada area pinggul dan tulang rusuk sebelah kanan.

Di tengah situasi fisik yang memprihatinkan ini, waktu istirahat yang tersedia terhitung sangat singkat karena kalender balap langsung mengarah ke seri berikutnya. Menatap balapan akhir pekan mendatang di Sirkuit Mandalika, Indonesia, ia menegaskan tekadnya untuk berjuang keras memulihkan kondisi tubuh agar bisa kembali kompetitif di atas lintasan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU