Kimi Antonelli datang ke Autodromo Hermanos Rodriguez dengan peluang emas untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 pertamanya pada akhir pekan mendatang. Pembalap muda asal Italia tersebut hanya membutuhkan hasil finis di posisi sembilan besar untuk memastikan titel juara, terlepas dari hasil yang diraih oleh para rival terdekatnya di lintasan.
Ketegangan sempat tersaji di Sirkuit Americas ketika sang bintang Mercedes itu sukses mengonversi posisi pole menjadi kemenangan kesembilannya musim ini di Grand Prix Amerika Serikat. Meskipun tampil dominan, perolehan poin dari rekan setimnya serta hasil akhir balapan membuat penentuan gelar juara harus tertunda setidaknya selama satu pekan ke depan menuju daratan Meksiko.
Secara matematis, skenario perebutan gelar kini sepenuhnya berada di tangan pembalap berusia 20 tahun tersebut. Jika ia mampu menyelesaikan balapan di posisi sembilan besar di Kota Meksiko, perolehan poinnya tidak akan terkejar lagi oleh para pesaing terdekatnya dengan sisa empat seri balapan terakhir musim ini, termasuk GP Brasil, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi.

Bahkan, dalam skenario terburuk sekalipun di mana ia gagal meraih poin di Meksiko, mahkota juara tetap bisa disegel selama rival-rivalnya gagal meraih kemenangan podium tertinggi. Keunggulan jumlah kemenangan Grand Prix musim ini juga memberikan keuntungan besar bagi sang pemuncak klasemen jika terjadi tie-break poin di akhir musim.
Dilansir dari Motorsport.com, dominasi sepanjang tahun ini menjadi landasan kokoh bagi performa impresif sang pembalap muda di paddock. Publik kini menantikan detik-detik menegangkan saat lampu start padam di Meksiko untuk menyaksikan apakah sejarah baru dunia balap jet darat akan segera tercipta akhir pekan ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!