Aksi memukau kembali ditunjukkan oleh Pedro Acosta dalam rangkaian seri balap kelas utama di Sirkuit Sepang. Pemuda asal Spanyol berjuluk El Tiburon ini sukses mengamankan tambahan podium penting setelah berduel sengit melawan para rival tangguh sepanjang paruh kedua lomba.
Jalannya balapan di Sepang langsung menyuguhkan tensi tinggi sejak lampu start padam. Acosta harus meladeni perlawanan ketat dari Alex Marquez dalam perebutan posisi terdepan. Memanfaatkan celah krusial antara lap kesembilan dan kesepuluh, sang pembalap muda akhirnya sukses melakukan manuver overtake bersih sekaligus meredam tekanan di sisa balapan.
Seusai merayakan keberhasilannya naik podium, Acosta secara terbuka mengakui dominasi mutlak sang juara dunia di lintasan Sepang. Menurutnya, kecepatan motor yang dikendarai oleh Marc Marquez berada di level yang sama sekali berbeda dan mustahil untuk dikejar hari ini.

"Saya sangat puas. Kami berhasil memaksimalkan potensi penuh dari paket motor kami saat ini dan bekerja dengan sangat baik bersama tim," ungkap Acosta mengawali analisis performanya usai balapan.
"Pada awal balapan, saya merasa kekurangan kecepatan di sektor lurus saat berada di dekat Alex. Karena itu, saya memilih untuk tetap tenang, menjaga kondisi ban di belakangnya, dan baru mulai menekan sejak paruh kedua lomba ketika ada kesempatan," imbuhnya.
Meski sukses mengamankan podium, pembalap muda andalan pabrikan Austria ini mengakui bahwa performa motor mereka masih tertinggal jika dibandingkan dengan pabrikan Borgo Panigale dan Noale. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya kini adalah mengamankan posisi terbaik di klasemen akhir musim.
"Untuk saat ini, kami memang belum berada di level yang sama dengan Ducati dan Aprilia. Rival terdekat saya sekarang adalah Marco Bezzecchi dalam perebutan posisi ketiga klasemen kejuaraan," tutup Acosta. Baca analisis mendalam di sini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!