SPONSORED

Patricia Saiz, Debut WRC di Hyundai Rally1

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Patricia Saiz, Debut WRC di Hyundai Rally1
TO NEWS OVERVIEW
Sáiz knew nothing about rallying until a colleague taught her about it on a coffee break

Patricia Saiz tidak pernah menyentuh dunia reli hingga sebuah percakapan di sela istirahat kopi mengubah segalanya. Kini, tujuh tahun kemudian, ia bersiap menjalani debutnya di World Rally Championship (WRC) bersama Hyundai, mendampingi Dani Sordo di kelas Rally1. Kisahnya adalah bukti bahwa keberanian dan rasa ingin tahu bisa membuka pintu yang tak terduga.

Semuanya bermula ketika Yadira de Diego, seorang co-driver yang juga koleganya, bergabung di tempat kerja Saiz. "Saya selalu penasaran dan suka tantangan baru. Yadira menginspirasi saya untuk mencoba co-driving," kenang Saiz. Saat itu, ia sama sekali buta tentang reli. "Saya pikir orang yang ikut reli itu kaya atau terkenal," tambahnya sambil tertawa. Namun, rasa penasaran membawanya belajar dasar-dasar: pacenote, time card, hingga roadbook.

Pada 2020, Saiz menjalani dua reli perdananya. "Di situlah saya sadar ini tempat saya," ujarnya. Kariernya melesat cepat. Baru tiga event, ia sudah duduk di samping salah satu kompetitor top di kejuaraan regional Cantabria dengan BMW M3 E36. Debut di gravel pun terjadi pada 2023 di RallyRACC Catalunya bersama Alex Espanol, sekaligus mewakili Spanyol di ADAC Opel Electric Rally Cup. Pengalaman internasional itu menjadi fondasi penting.

Patricia Saiz Set for WRC Rally1 Debut with Hyundai
Read AlsoPatricia Saiz Set for WRC Rally1 Debut with Hyundai

Titik balik datang saat Hyundai Motorsport memanggilnya. Dani Sordo membutuhkan co-driver pengganti Candido Carrera untuk Rali Terras d'Aboboreira di Portugal. "Dani akan berlaga di Portugal dan Candido tidak bisa ikut. Kesempatan itu datang untuk saya," jelas Saiz. Sordo, yang saat itu sedang bersaing ketat dengan Kris Meeke, tidak akan memilih Saiz jika meragukan kemampuannya. Tekanan tinggi, tetapi Saiz membuktikan diri.

ADVERTISEMENT

Meski keduanya berasal dari Cantabria, Saiz dan Sordo jarang bertemu sebelumnya. Namun, chemistry keduanya terbangun cepat. "Kami punya hubungan kerja yang solid," kata Saiz. Hyundai melihat potensi besar pada Saiz, terutama kemampuannya beradaptasi dengan cepat. Debut di Rally1—kelas tertinggi WRC—adalah langkah besar, tetapi Saiz telah menunjukkan ketangguhan mental dan keterampilan teknis yang mumpuni.

Perjalanan Saiz dari nol hingga panggung WRC adalah cerita yang jarang terjadi. Dalam waktu tujuh tahun, ia menembus kancah internasional, dari kejuaraan regional hingga duduk di kokpit Hyundai i20 N Rally1. "Ini bukan hanya soal keberuntungan, tapi kerja keras dan keberanian mengambil risiko," tegasnya. Kini, ia menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama perempuan, bahwa dunia reli terbuka bagi siapa saja yang mau belajar.

Debut Saiz bersama Sordo di WRC akan menjadi sorotan. Bagaimana ia menghadapi tekanan di lintasan? Apakah ia bisa membantu Sordo meraih hasil maksimal? Satu hal yang pasti: Patricia Saiz telah membuka babak baru dalam hidupnya, dan dunia reli menyambutnya dengan antusias.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU