Langkah besar diambil oleh Noah Stromsted dalam karier balapnya setelah resmi diumumkan sebagai pembalap kedua tim Invicta Racing untuk kompetisi FIA Formula 2 musim 2027. Pembalap muda asal Denmark ini akan kembali bertandem dengan rekan setimnya di Formula 3 musim 2026 lalu, Freddie Slater, dalam susunan pembalap yang menjanjikan.
Kepastian promosi ini datang usai Stromsted menjalani dua musim yang cukup berwarna di ajang Formula 3 bersama skuad asal Italia, Trident. Selama berseragam Trident, pembalap berusia 19 tahun tersebut sukses mengamankan total dua kemenangan penting di kategori usia muda tersebut, yang menjadi bukti kapasitas kecepatannya di atas lintasan.
Musim debutnya di F3 langsung mencuri perhatian ketika ia mengklaim kemenangan perdananya pada balapan sprint di Spa-Francorchamps. Penampilan solid sepanjang tahun pertamanya mengantarkannya finis di peringkat keenam klasemen akhir, meskipun ia harus mengakui keunggulan perolehan poin dari rekan setimnya saat itu, Rafael Camara.

Perjalanan karier junior Stromsted juga sempat diwarnai keterlibatan dengan program pembinaan pembalap muda Mercedes-AMG F1 yang ia masuki pada awal tahun 2025, sebelum kedua belah pihak sepakat berpisah pada akhir tahun yang sama. Ia kemudian bertahan bersama Trident untuk musim 2026 yang berjalan kurang begitu mulus akibat penurunan performa kompetitif tim.
Meski sempat mempersembahkan kemenangan feature race yang impresif di Red Bull Ring, ia harus puas melorot ke peringkat kesepuluh klasemen akhir. Ia tertinggal 80 poin di belakang Slater yang keluar sebagai runner-up kejuaraan, di tengah situasi Trident yang kehilangan keunggulan kecepatan dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Menatap babak baru dalam kariernya, Stromsted mengungkapkan antusiasmenya untuk segera bergabung dengan skuad yang telah membuktikan dominasinya. Dilansir dari Formula Scout, ia menyatakan telah belajar banyak selama bersaing di FIA F3 sejak 2024 dan merasa siap menghadapi tantangan berikutnya di tingkat yang lebih tinggi.
"Selama beberapa musim terakhir, Invicta Racing telah memantapkan dirinya sebagai tolok ukur performa di grid F2 dan saya tidak sabar untuk mengenal semua orang di dalam tim," ujar Stromsted. Ia menambahkan bahwa dirinya sangat bersemangat menatap persiapan menuju musim 2027 dan penasaran dengan pencapaian yang bisa diraih bersama tim barunya.
Sementara itu, Prinsipal Tim Invicta Racing, James Robinson, menyambut baik kedatangan pembalap muda berbakat tersebut ke garasi mereka. Menurutnya, F3 adalah salah satu kategori junior paling kompetitif di dunia motorsport dan pihaknya telah memantau perkembangan sang pembalap dengan seksama.
"Kami percaya bahwa Noah memiliki semua kualitas untuk menjadi juara masa depan, jadi kami sangat menantikan untuk membantunya melakukan langkah naik ke Formula 2," tutur Robinson. Ia menutup dengan menegaskan antusiasmenya melihat kombinasi kekuatan antara Noah dan Freddie Slater dalam satu garasi tim.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!