SPONSORED

Nasib Final WRC 2026 Terancam: Latvala Tegaskan Keselamatan Prioritas Utama

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Nasib Final WRC 2026 Terancam: Latvala Tegaskan Keselamatan Prioritas Utama TO NEWS OVERVIEW
Jari-Matti Latvala. Photo: TGR WRT / McKlein

Nasib putaran penutup Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2026, Rally Saudi Arabia, kembali diragukan di tengah memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah. Jari-Matti Latvala, prinsipal tim Toyota, menegaskan bahwa keselamatan seluruh kru dan peserta harus menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk tetap menggelar event yang dijadwalkan berlangsung pada 11-14 November tersebut.

FIA berencana mengambil keputusan final mengenai kelanjutan rally tersebut pada pertengahan September. Emilia Abel, Direktur Olahraga Jalan FIA, menyatakan bahwa situasi terus dipantau secara ketat bersama dengan WRC Promoter dan para pabrikan. "Kami bekerja sama erat dengan promotor untuk mencari solusi terbaik. Situasi dapat berubah sangat cepat, jadi meskipun keputusan positif diambil suatu hari, seminggu kemudian kondisinya bisa sangat berbeda," ujarnya saat ditemui di Rally Finlandia.

Abel menambahkan bahwa tenggat waktu pertengahan September menjadi krusial karena logistik penyelenggaraan event juga harus diperhitungkan. Keputusan yang tertunda terlalu lama akan menyulitkan persiapan operasional, termasuk pengiriman peralatan dan akomodasi tim. Ini menjadi pertimbangan penting mengingat skala logistik WRC yang kompleks.

Oliver Solberg Opens Up on Toyota Contract: This Season's Performance Is Key
Read AlsoOliver Solberg Opens Up on Toyota Contract: This Season's Performance Is Key

Latvala, yang juga mantan pembalap andalan Toyota, menyoroti pentingnya aspek keamanan. "Saat ini kami menunggu informasi lebih lanjut mengenai Arab Saudi. Melihat situasi yang ada, tampaknya belum waktunya untuk pergi ke sana, karena keselamatan adalah pertimbangan terpenting bagi semua orang," tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran yang meluas di paddock, terutama setelah konflik regional memengaruhi kalender balap internasional.

ADVERTISEMENT

Kontrak jangka panjang yang tidak biasa antara Arab Saudi dan WRC membuat semua pihak berkepentingan untuk tetap menggelar event. Namun, Latvala mengingatkan agar tidak memaksakan diri. "Saya tahu ada banyak pihak yang ingin rally ini berlangsung. Tapi kita harus bersabar dan melihat bagaimana situasi berkembang. Masih ada beberapa event sebelum itu," katanya, merujuk pada putaran-putaran tersisa di kalender WRC.

Ketidakpastian ini bukan tanpa preseden. Keamanan di Timur Tengah telah memaksa FIA WEC memindahkan putaran Qatar dan Bahrain ke Barcelona dan Monza. Sementara itu, Formula 1 terus memantau situasi untuk balapan penutup musim di Qatar dan Abu Dhabi, dan sebelumnya telah membatalkan Grand Prix Arab Saudi pada awal tahun. Jika Rally Saudi Arabia batal, WRC kehilangan salah satu destinasi barunya yang ambisius, namun keselamatan tetap menjadi harga mati.

Dilansir dari RallyJournal, keputusan final akan diumumkan paling lambat pertengahan September. Hingga saat itu, semua pihak diminta untuk tetap tenang dan fokus pada putaran-putaran yang masih berjalan, termasuk Rally Chili dan Rally Eropa Tengah yang akan menjadi penentu gelar juara.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU