Franco Morbidelli dikabarkan akan meninggalkan MotoGP pada akhir musim 2026 dan bergabung dengan tim pabrikan Ducati di WorldSBK. Pembalap asal Italia berusia 31 tahun itu disebut-sebut akan menggantikan Nicolo Bulega di Aruba.it Racing – Ducati untuk musim 2027. Jika terwujud, ia akan berpasangan dengan Iker Lecuona yang masih terikat kontrak hingga 2028.
Keputusan ini memang mengejutkan banyak pihak. Nama Manuel Gonzalez sempat santer dikaitkan dengan kursi tersebut, tetapi Ducati akhirnya memilih pengalaman Morbidelli. Dukungan datang dari petinggi Ducati, termasuk CEO Claudio Domenicali dan General Manager Ducati Corse Gigi Dall'Igna. Mereka yakin Morbidelli masih punya kecepatan yang bisa dioptimalkan.
Morbidelli bukan wajah baru di dunia balap. Ia pernah menjadi juara dunia Moto2 pada 2017, lalu tiga kali menang di MotoGP pada 2020 dan finis sebagai runner-up di belakang Joan Mir. Namun setelah itu, performanya menurun drastis. Cedera dan masa sulit bersama Yamaha membuatnya kesulitan tampil konsisten, bahkan setelah pindah ke Pramac Ducati dan kini VR46 Racing.

Manajer tim Aruba.it Racing, Serafino Foti, mengaku sudah lama mengagumi bakat Morbidelli. "Saya percaya Franco punya talenta luar biasa," ujarnya. Ducati tampaknya ingin mengulang kesuksesan mereka dengan Bulega, yang kariernya sempat mandek di MotoGP sebelum akhirnya bersinar di WorldSBK. Bedanya, Morbidelli sudah membuktikan diri di level tertinggi, jadi targetnya adalah mengembalikan konsistensinya.
Tekanan Langsung di Musim 2027
Kedatangan Morbidelli ke WorldSBK tidak akan berjalan mulus. Aruba.it Racing saat ini mendominasi kejuaraan, dengan Bulega memenangkan 23 dari 24 balapan pertama di musim 2026. Morbidelli langsung dituntut untuk menang sejak balapan pertama. Ia punya pengalaman di ajang ini, pernah menjuarai European Superstock 600 pada 2013 sebelum pindah ke MotoGP.
Faktor lain yang bisa menguntungkan adalah pergantian pemasok ban pada 2027, dari Pirelli ke Michelin. Morbidelli sudah sangat familiar dengan ban Michelin dari masa-masanya di MotoGP. Ini bisa menjadi keuntungan adaptasi yang signifikan.
Dengan segala pertimbangan, keputusan ini menunjukkan Ducati lebih mengutamakan potensi terbukti daripada proyek jangka panjang. Morbidelli punya plafon tinggi, dan tantangannya adalah meraihnya kembali di atas Ducati Panigale V4 R. Jika berhasil, ini akan menjadi salah satu transfer paling menarik menuju musim 2027.
Sementara itu, Manuel Gonzalez dipastikan bertahan di Moto2 untuk 2027. Peluangnya ke WorldSBK tertutup setelah Ducati memilih Morbidelli, dan kursi BMW yang sempat dikaitkan dengannya telah diberikan kepada Brad Binder. Gonzalez kini dikabarkan akan memperpanjang kontrak dengan tim LIQUI Moly Dynavolt Intact GP.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!