SPONSORED

Montoya: Hamilton Takkan Raih Gelar ke-8 Meski Ferrari Moncer

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Montoya: Hamilton Takkan Raih Gelar ke-8 Meski Ferrari Moncer TO NEWS OVERVIEW
Montoya: Hamilton Takkan Raih Gelar ke-8 Meski Ferrari Moncer

Juan Pablo Montoya, mantan pembalap Formula 1, melontarkan prediksi menohok: Lewis Hamilton diprediksi takkan pernah meraih gelar juara dunia kedelapan, meski musim keduanya bersama Ferrari sejauh ini berjalan impresif.

Hamilton saat ini duduk di posisi kedua klasemen pebalap, tertinggal 50 poin dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli setelah meraih kemenangan penting di GP Barcelona dan empat podium tambahan. Performa itu membuat banyak pengamat mulai percaya bahwa pebalap berusia 41 tahun tersebut masih punya peluang juara.

Namun, Montoya tidak sependapat. Berbicara kepada Express Sport via Betpack, ia menyebut bahwa Hamilton tak akan menjadi juara dunia lagi. "Saya tidak berpikir dia akan menjadi juara dunia lagi," ujar Montoya.

Maya Weug Faces Uncertain Future After Racing Plans 'Fall Apart'
Read AlsoMaya Weug Faces Uncertain Future After Racing Plans 'Fall Apart'

Justru, Montoya menilai Hamilton sudah merasa nyaman dengan progresnya di 2026 dan memuji langkah maju tim asal Italia itu. "Penampilannya menunjukkan dia berada di jalur yang benar. Itu menunjukkan Ferrari berada di jalur yang benar dan mereka melakukan pekerjaan luar biasa. Mereka benar-benar cerdas dalam menjalankan bisnis dan strategi mereka. Dan itu sangat keren untuk dilihat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Meski sebelumnya Montoya sempat memprediksi Hamilton akan pensiun di akhir 2026, kini ia justru meyakini pebalap veteran itu akan memperpanjang masa baktinya di F1. Langkah ini tentu bisa menjadi bumerang bagi pembalap muda Ferrari seperti Oliver Bearman dan Rafael Camara.

Kepada AS Colombia, Montoya menguraikan efek domino yang mungkin terjadi di pasar pembalap. "Hamilton tidak akan pergi setidaknya dalam dua atau tiga tahun ke depan. Jika Ferrari terus seperti ini dan Hamilton terus tampil seperti ini, Hamilton tidak akan pensiun," katanya. "Jadi, jika Anda memiliki Hamilton selama dua atau tiga tahun, masalahnya cepat atau lambat akan muncul pembalap yang lebih keren untuk Ferrari."

Montoya mencontohkan Bearman dan Camara sebagai kandidat masa depan Ferrari, namun kehadiran Hamilton bisa mengganggu waktu yang tepat bagi mereka untuk mendapatkan kursi pabrikan. "Misalnya, jika Camara bergabung dengan F1 dan mereka menganggap Camara lebih keren, maka Bearman tidak akan kembali – sial – karena semuanya soal waktu," paparnya. "Ini tentang seberapa menarik diri Anda, bagaimana orang melihat Anda pada saat itu."

ADVERTISEMENT

Komentar Montoya menggarisbawahi betapa kejamnya sistem pembinaan bakat di F1 modern, di mana pembalap muda top sekalipun berisiko kehilangan momen ketika legenda enggan melepas kursi mereka.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU