Tim Mercedes sukses mengantongi data krusial untuk sisa musim Formula 1 2026 setelah menjalani eksperimen strategi terbelah (split strategy) yang melelahkan di Grand Prix Singapura. Melalui uji coba langsung di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, skuad asal Brackley ini akhirnya mendapatkan kejelasan penuh terkait jalur pengembangan aerodinamika W17.
Andrea Kimi Antonelli dipercaya mengemudikan mobil dengan spesifikasi paket pengembangan terbaru. Sementara itu, rekan setimnya yang berpengalaman, George Russell, harus turun dengan spesifikasi aerodinamika versi lama guna kepentingan perbandingan data secara akurat.
Direktur Teknik Trekside Mercedes, Andrew Shovlin, mengakui bahwa keputusan ambil risiko dengan format akhir pekan yang rumit ini terbayar lunas. Evaluasi tiga hari penuh memberikan petunjuk berharga bagaimana membawa mobil masuk ke jendela kerja optimal yang selama ini menjadi kendala utama tim dalam menyeimbangkan karakter kecepatan tinggi dan rendah.

Meskipun Russell harus berjuang dari posisi start ke-19 akibat penalti grid berat, ia mampu merangsek naik dan finis di zona poin. Di sisi lain, Antonelli tampil luar biasa dengan memaksimalkan lantai serta elemen sayap baru, mengontrol keausan ban dengan matang, dan mengamankan podium penting.
Shovlin menegaskan bahwa hasil akhir pekan ini memberikan kepastian mutlak bagi pabrikan Jerman tersebut. Berdasarkan data telemetri dan performa lintasan, paket komponen yang dipakai Antonelli terbukti lebih kencang, memberikan kepercayaan diri tinggi bagi tim untuk menghadapi balapan-balapan berikutnya.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!