Debat mengenai penggunaan rompi pendingin di Formula 1 kembali memanas setelah George Russell mengangkat kembali isu tersebut di Sepang. Namun, Max Verstappen dengan tegas menolak gagasan untuk menjadikan perangkat tersebut sebagai kewajiban bagi para pembalap.
Isu ini sempat mencuat dua tahun lalu ketika FIA mempertimbangkan opsi penggunaan rompi pendingin untuk meredam suhu ekstrem. Kala itu, penolakan keras dari sejumlah pembalap membuat gagasan tersebut diurungkan dan dibiarkan sebagai pilihan sukarela, lengkap dengan aturan kompensasi bobot bagi yang memilih tidak memakainya.
Russell kembali menghidupkan diskusi ini karena Mercedes belum mengembangkan sistem serupa akibat keterbatasan anggaran di bawah budget cap. Pembalap asal Inggris tersebut bahkan menyarankan agar FIA memberikan alokasi anggaran khusus bagi tim untuk mengembangkan teknologi pendingin tersebut.

Mendengar usulan tersebut, Verstappen langsung menepisnya secara mentah-mentah. Pembalap andalan Red Bull Racing itu menilai bahwa cuaca panas ekstrem adalah bagian alami dari tantangan fisik yang harus dihadapi oleh seorang atlet Formula 1.
"Saya tidak butuh rompi pendingin itu dan tidak akan menggunakannya," ujar Verstappen kepada media Belanda di paddock. Ia menambahkan bahwa ketahanan fisik di suhu tinggi merupakan hasil dari latihan keras yang sudah ditekuni pembalap sejak awal.
Menanggapi keluhan Russell yang menyamakan balapan di Malaysia seperti berada di dalam sauna, juara dunia empat kali itu menanggapinya dengan nada santai. Menurutnya, perbandingan tersebut terlalu berlebihan mengingat suhu sauna Finlandia yang asli bisa mencapai 85 hingga 100 derajat Celsius.
Verstappen menutup dengan menekankan bahwa setiap cabang olahraga menuntut batas maksimal dari pelakunya. Pengalaman bertahun-tahun membuat dirinya kini jauh lebih siap menghadapi cuaca Sepang ketimbang saat ia memenangkan GP Malaysia terakhir pada 2017 silam.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!