Masa depan David Reynolds bersama Team 18 kembali berada dalam ketidakpastian jelang bergulirnya persaingan Supercars yang semakin ketat. Pembalap yang keluar sebagai pemenang Bathurst 1000 pada 2017 dan saat ini berada di penghujung kontraknya ini sempat menghadapi situasi serupa tahun lalu sebelum akhirnya mengamankan perpanjangan kontrak pada bulan Oktober.
Situasi pelik ini bermula dari dinamika bursa pembalap ketika General Motors sempat mendorong upaya untuk merekrut bintang muda Matt Payne dari Grove Racing untuk ditempatkan di Team 18. Kendati kepindahan tersebut batal setelah Matt Payne memutuskan untuk tetap bertahan dengan Grove Racing, bayang-bayang perubahan susunan pembalap tetap menghantui David Reynolds menjelang musim-musim berikutnya.
Performa di atas lintasan musim ini juga belum cukup untuk mengukuhkan posisi David Reynolds di garasi tim. Ia tertinggal cukup jauh dibanding rekan setimnya yang lebih muda, Anton De Pasquale. Saat ini, Anton De Pasquale kokoh di peringkat keenam klasemen kejuaraan dengan catatan dua kemenangan balapan, sementara David Reynolds terdampar di posisi ke-15 dan berada di luar zona persaingan Seri Final.

Menanggapi ketidakpastian status kontraknya yang kembali berulang, David Reynolds mengaku tidak tahu pasti apa yang akan terjadi pada kariernya ke depan. Dilansir dari Speedcafe, ia memilih untuk fokus menjalani setiap seri balapan sambil menghadapi tekanan bursa transfer dengan caranya sendiri. "Saya tidak tahu," ujar David Reynolds mengenai situasinya. "Kalian biasanya memberi tahu saya sebelum saya diberi tahu. Telepon saya aktif—tidak, sebenarnya tidak—saya tidak tahu. Saya hanya menjalani setiap balapan demi balapan dan kita lihat apa yang akan terjadi. Saya selalu santai tentang segalanya dan saya selalu stres tentang segalanya."
Meskipun mempertahankan David Reynolds untuk satu tahun tambahan dinilai sebagai opsi paling masuk akal bagi Team 18 sembari menunggu peluang merekrut Matt Payne di masa depan, opsi lain tetap terbuka. Sejumlah pembalap muda berbakat siap mengantre untuk mengisi kursi tersebut, termasuk pembalap wildcard Enduro Cup Bayley Hall serta co-driver pengganti Harri Jones yang terus memantau situasi dari pinggir lintasan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!