SPONSORED

Marc Marquez Siap Gebrak Motegi, Incar Kemenangan Perdana

Notifikasi
Rifki Haryadi
Rifki Haryadi
0
Marc Marquez Siap Gebrak Motegi, Incar Kemenangan Perdana
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez Siap Gebrak Motegi, Incar Kemenangan Perdana

Marc Marquez kembali ke sirkuit yang memberinya kenangan manis. Dua belas bulan lalu, ia mengunci gelar dunia kesembilannya di Motegi. Kini, pembalap Ducati Lenovo itu datang dengan misi berbeda: mengejar ketertinggalan 12 poin dari Jorge Martin di klasemen MotoGP 2026.

“GP Jepang 2025 adalah memori yang tak akan pernah pudar dan mengikat saya secara spesial dengan Ducati Lenovo Team. Memori itu, plus dukungan luar biasa dari penggemar Jepang, memberi saya energi ekstra untuk menghadapi akhir pekan ini. Motegi adalah trek yang sangat saya sukai: targetnya tampil baik dan kompetitif,” ujar Marquez dalam pernyataan resminya.

Musim ini, Marquez memang sempat digdaya, tetapi Austria menjadi pukulan. Kalah duel dari Martin, ia harus rela kehilangan poin berharga. Kini, momentum berbalik. Martin sedang dalam performa terbaik, sementara Marquez dituntut bangkit. Motegi bisa menjadi titik balik, atau justru batu sandungan.

Marc Marquez Returns to Motegi with Renewed Priorities
Read AlsoMarc Marquez Returns to Motegi with Renewed Priorities

Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga menyimpan memori indah di Motegi. “Saya mencintai Jepang dan setiap tahun selalu senang kembali balapan di sini. Di Motegi saya meraih kemenangan terakhir saya, dan itu pikiran positif untuk akhir pekan ini. Di Austria kami berjuang tetapi tetap finis di poin: sekarang kami harus terus bekerja keras untuk menemukan feeling terbaik,” kata Bagnaia.

ADVERTISEMENT

Bagnaia sendiri sedang dalam periode sulit. Kemenangan terakhirnya memang terjadi di Motegi, dan itu menjadi cambuk baginya untuk kembali ke performa puncak. Ducati tentu berharap kedua pembalapnya bisa tampil solid, terutama menghadapi tekanan dari kompetitor seperti Aprilia dan KTM yang semakin dekat.

Secara teknis, Motegi menuntut keseimbangan sempurna antara pengereman keras dan traksi keluar tikungan. Karakter stop-and-go sirkuit ini sering menjadi ujian bagi paket motor dan ban. Ducati Desmosedici GP26 dikenal kuat di area pengereman, tetapi dalam beberapa balapan terakhir, keunggulan itu mulai tereduksi. Marquez dan Bagnaia perlu memaksimalkan sesi latihan untuk menemukan setup ideal.

Dari kubu rival, Jorge Martin tentu tidak akan tinggal diam. Ia datang ke Jepang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan di Austria. Persaingan gelar musim ini kian memanas, dan setiap poin begitu berarti. Motegi akan menjadi panggung pembuktian siapa yang lebih siap secara mental dan teknis.

ADVERTISEMENT

Bagi Marquez, ini bukan sekadar balapan biasa. Ini adalah tentang membalas kekalahan, mengikis jarak, dan mengirim pesan bahwa perburuan gelar belum usai. Jika ia bisa tampil seperti tahun lalu, bukan tidak mungkin podium tertinggi kembali diraihnya. Namun, dengan tekanan dari Martin dan Bagnaia yang juga lapar, segalanya bisa terjadi.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU