Panggung Sirkuit Motegi kembali bergemuruh ketika Marc Marquez sukses menaklukkan rival utamanya dalam perebutan gelar, Jorge Martin, pada balapan utama MotoGP Jepang 2026. Pertarungan sengit tersaji sejak lampu padam, di mana Martin sempat memimpin jalannya balapan hingga sepuluh putaran awal sebelum akhirnya sang bintang Ducati melancarkan serangan penentu yang mengubah jalannya lomba.
Dilansir dari Crash.net, dinamika akhir pekan ini sempat diwarnai drama ban menyusul masalah blistering pada sesi Sprint. Michelin mengambil keputusan krusial untuk menarik kompon ban belakang lunak dan menyarankan penggunaan ban keras tahan panas, yang memaksa penyelenggara memperpanjang sesi warm-up demi memberikan kesempatan bagi para pembalap beradaptasi dengan kompon anyar tersebut.
Setelah berhasil mengambil alih pimpinan lomba, Marquez tampil tanpa cela dan mengontrol keunggulannya atas pembalap Aprilia tersebut hingga garis finis. Sementara itu, pertarungan perebutan podium terakhir tidak kalah mendebarkan antara rekan setim Martin yaitu Marco Bezzecchi dan Enea Bastianini yang harus puas finis di posisi keempat.

Konsistensi pemilihan ban medium depan dan keras belakang menjadi kunci mayoritas grid utama dalam meredam degradasi di Motegi. Di barisan belakang, drama juga sempat terjadi pada sesi pemanasan ketika Johann Zarco diganjar penalti double long lap akibat insiden di pinggir lintasan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!