SPONSORED

Lindblad Dipuji Usai Minta Maaf ke Lawson di Azerbaijan

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Lindblad Dipuji Usai Minta Maaf ke Lawson di Azerbaijan
TO NEWS OVERVIEW
Lindblad Dipuji Usai Minta Maaf ke Lawson di Azerbaijan

Arvid Lindblad menjadi sorotan setelah insiden kontak dengan rekan setimnya di Racing Bulls, Liam Lawson, pada balapan F1 Azerbaijan Grand Prix. Rookie asal Inggris itu tidak hanya finis ketujuh dan mengamankan enam poin, tetapi juga menunjukkan sikap dewasa dengan meminta maaf secara langsung kepada Lawson di media pen.

Insiden terjadi saat restart safety car di akhir balapan. Lindblad terkunci bannya dan menabrak sisi kiri mobil Lawson, menyebabkan kerusakan lantai pada mobil Lawson. "Man I love getting taken out by my team-mate. That's pretty sick," ujar Lawson di radio tim, mengungkapkan kekesalannya.

Meski demikian, aksi Lindblad yang mendatangi Lawson di media pen untuk meminta maaf mendapat pujian dari penggemar F1. Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai tindakan berkelas. "Tactical doing it in the media pen where Lawson can't blow up at him. Smart man," komentar seorang penggemar di Reddit. Penggemar lain menambahkan, "Looked so incredibly awkward but I’m glad Lindblad owned it."

Alpine Mulls Action Against Colapinto After Azerbaijan Crash
Read AlsoAlpine Mulls Action Against Colapinto After Azerbaijan Crash

Dari segi klasemen, Lawson saat ini berada di posisi kesembilan dengan 59 poin, sementara Lindblad di posisi ke-11 dengan 37 poin. Racing Bulls menempati peringkat kelima di kejuaraan konstruktor dengan 83 poin, unggul 15 poin dari Alpine di posisi keenam. Hasil di Baku menambah koleksi poin kedua pembalap, meski insiden tersebut menjadi catatan tersendiri.

ADVERTISEMENT

Insiden ini juga menyoroti dinamika internal tim yang tengah bersaing di papan tengah. Dengan performa kompetitif Racing Bulls, potensi ketegangan antar pembalap bisa menjadi tantangan bagi manajemen tim. Namun, respons cepat Lindblad untuk meminta maaf menunjukkan kesadaran akan pentingnya menjaga hubungan baik di dalam tim.

Arvid Lindblad dan Liam Lawson di paddock
Arvid Lindblad dan Liam Lawson (Foto: Kym Illman/Getty Images)

Penggemar juga menyoroti kematangan Lindblad sepanjang musim ini. "Lindblad has been looking incredibly mature this year," tulis seorang netizen. Sementara itu, Lawson yang masih terlihat kesal diakui tetap profesional. "Lawson is definitely still raging internally, but fair play to Arvid for at least owning the situation," tambah yang lain.

Dengan sisa musim yang masih panjang, kerja sama tim akan diuji. Racing Bulls perlu memastikan insiden seperti ini tidak terulang, terutama saat mereka bersaing ketat di konstruktor. Lindblad dan Lawson diharapkan dapat terus fokus pada performa di lintasan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU