Advertisement Sportrik
15s

Liam Lawson Dapat Engineer Baru Jelang F1 2026

Notifikasi
Liam Lawson
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Liam Lawson akan memasuki musim Formula 1 2026 dengan insinyur balap baru di Visa Cash App Racing Bulls F1 Team, menyusul perubahan struktur teknis internal yang dikonfirmasi menjelang dimulainya kampanye baru.

Setelah bekerja sama dengan Ernesto Desiderio pasca kembalinya dari Red Bull Racing usai Grand Prix China 2025—yang pada praktiknya menandai pertukaran dengan Yuki Tsunoda Lawson kini dipasangkan dengan Alexandre Iliopoulos sebagai race engineer untuk musim 2026.

Iliopoulos bukan sosok baru di tim berbasis Faenza tersebut. Ia telah menjadi bagian dari organisasi sejak Oktober 2016, melewati berbagai identitas tim mulai dari Toro Rosso, AlphaTauri, hingga Racing Bulls. Kariernya di Formula 1 dimulai sebagai trackside tyre performance engineer, sebelum dipromosikan menjadi performance engineer pada Januari 2020, dan kemudian naik ke posisi senior performance engineer pada Januari 2024.

Max Verstappen GT3 Programme Backed by Red Bull in 2026
Read AlsoMax Verstappen GT3 Programme Backed by Red Bull in 2026

Latar belakang teknis Iliopoulos juga mencakup pengalaman panjang di industri ban. Sebelum bergabung dengan Formula 1, ia bekerja untuk Michelin antara 2011 hingga 2016, serta memiliki latar akademik di bidang aeronautika, termasuk gelar Master of Science dari Imperial College London. Kombinasi pengalaman teknis dan pemahaman performa ban dipandang relevan dengan tantangan regulasi dan karakteristik teknis mobil generasi berikutnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, rekan setim baru Lawson untuk 2026, Arvid Lindblad, akan bekerja dengan insinyur balap berpengalaman Pierre Hamelin. Hamelin memiliki rekam jejak panjang di paddock Formula 1, pernah bekerja sebagai race engineer untuk Pierre Gasly, Nyck de Vries, Daniel Ricciardo, Lawson sendiri, serta Isack Hadjar.

Selain itu, Hamelin juga sempat terlibat langsung dalam pengembangan mobil Max Verstappen ketika pembalap Belanda tersebut menjalani musim rookie bersama Toro Rosso pada 2015. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah penting dalam mendampingi Lindblad yang akan menjalani musim penuh pertamanya di Formula 1.

Perombakan pasangan pembalap–insinyur ini mencerminkan pendekatan strategis Racing Bulls dalam mempersiapkan musim 2026, dengan fokus pada stabilitas teknis, komunikasi di dalam garasi, serta optimalisasi pengembangan mobil di tengah perubahan besar regulasi Formula 1 yang akan datang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU