Charles Leclerc mengakui bahwa Sirkuit Zandvoort bukanlah trek yang secara tradisional cocok untuk Ferrari. Namun, ia meyakini regulasi baru yang berlaku musim ini bisa menjadi faktor penyeimbang yang menguntungkan timnya.
Pembalap asal Monako itu memiliki akhir pekan yang buruk di Grand Prix Belanda tahun lalu, saat ia tersingkir setelah ditabrak oleh Andrea Kimi Antonelli di Tikungan 3. Insiden itu menjadi salah satu momen kelam bagi Leclerc dan Ferrari, yang musimnya sama sulitnya dengan musim debut Antonelli di F1.
Namun, 12 bulan kemudian, situasi berbalik drastis. Charles Leclerc kini memimpin klasemen pembalap, setelah meraih kemenangan pertamanya dalam hampir dua tahun di Grand Prix Inggris. Ferrari pun tampil kompetitif berkat kekuatan sasis SF-26 yang mampu menutupi defisit mesin dibandingkan Mercedes dan Red Bull.

Perubahan regulasi teknis yang besar memang menjadi kunci perubahan tatanan kekuatan musim ini. Leclerc percaya bahwa karakteristik mobil baru bisa mengubah peta persaingan di Zandvoort, yang akan menjadi tuan rumah F1 untuk terakhir kalinya dalam waktu dekat.
"Secara historis, ini bukan trek yang kuat bagi kami," ujarnya kepada media, termasuk Motorsport Week. "Tetapi mobil-mobil ini sangat berbeda, saya pikir ini bisa sedikit mengubah urutan tim yang biasanya nyaman di trek seperti ini. Trek ini juga cukup teknis, dan biasanya trek teknis lebih positif bagi kami tahun ini."
Leclerc menambahkan bahwa Ferrari kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kelemahan mereka di masa lalu. "Kami tahu mengapa kami kesulitan di sini dengan generasi mobil sebelumnya. Saya cenderung berpikir kami tidak akan mengalami masalah yang sama tahun ini, dan saya harap saya benar," katanya.
Cuaca juga menjadi sorotan utama akhir pekan ini. Prakiraan menunjukkan hujan akan turun, yang menjadi ujian basah pertama bagi mobil 2026. Leclerc mengaku tidak tahu apakah kondisi ini akan menguntungkan Ferrari atau justru menjadi pemerataan. "Sejujurnya saya tidak tahu. Terakhir kali saya mengemudi dalam kondisi basah dengan mobil ini adalah saat tes di Barcelona, dan itu hanya saya dan Max. Sejak itu, mobil banyak berubah. Saya perkirakan akhir pekan yang sangat rumit karena trek ini sulit," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!