Charles Leclerc menjadi salah satu pembalap yang menyuarakan kekhawatiran tentang kondisi permukaan lintasan di Sirkuit Internasional Sepang setelah sesi latihan bebas Formula 1 Grand Prix Bahrain di Malaysia. Kembalinya F1 ke Malaysia untuk pertama kalinya sejak 2017 membawa tantangan tersendiri, terutama dengan aspal yang sudah lama tidak diperbarui.
Leclerc, yang mencatatkan waktu tercepat di FP2, mengungkapkan bahwa kondisi lintasan sangat buruk. "Hari ini kondisinya sangat, sangat, sangat buruk, dan sangat licin," ujarnya kepada media. "Kami harus bisa mengantisipasi bagaimana rasanya besok ketika lintasan sudah membaik. Itu akan sangat penting bagi kami untuk tampil baik besok."
Pembalap Ferrari itu tidak sendirian. Oliver Bearman, pembalap Haas, juga merasakan hal serupa. "Saya sangat menikmati layoutnya. Hanya saja aspal ini sangat kasar," kata Bearman. "Rasanya seperti di Bahrain dalam hal kekasaran, dan selalu dengan trek seperti itu, grip jauh lebih sedikit. Mobil lebih banyak bergerak. Kurang menyenangkan untuk dikendarai dibanding beberapa sirkuit lain, mungkin kurang menyenangkan dibanding 10 tahun lalu. Saya tidak yakin, saya tidak mengendarainya saat itu, tapi layoutnya sangat menyenangkan. Sayangnya aspal sudah sangat tua, tapi itu normal di iklim seperti ini."

Sejak terakhir kali diaspal pada 2017, permukaan trek memang mengalami penuaan. Bearman, yang belum pernah membalap di F1 saat itu, mengakui bahwa Sepang menjadi tantangan baru bagi sebagian besar pembalap. Selain itu, regulasi baru menambah lapisan strategi dengan manajemen baterai dan deployment.
Alex Albon menambahkan, "Saya berharap aspalnya sedikit lebih baik. Ini menciptakan karakter. Sangat agresif. Saya pikir strategi hari Minggu akan sangat menarik."
FP1 dan FP2 melihat para pembalap kesulitan dengan grip dan degradasi ban, menambah teka-teki akhir pekan ini. Dengan sebagian besar pembalap pertama kali membalap di Sepang, permukaan trek yang kasar, dan kondisi cuaca, akhir pekan balapan menjanjikan intrik.
FIA juga telah mengonfirmasi beberapa penalti grid untuk GP Bahrain di Malaysia, yang akan menambah dinamika persaingan. Kembalinya F1 ke Sepang setelah delapan tahun absen membawa tantangan unik, dan para pembalap harus beradaptasi dengan cepat jika ingin meraih hasil maksimal.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!