SPONSORED

Konflik Timur Tengah Panas, Kru Tim Ducati Absen di MotoGP Qatar 2026

Notifikasi
Hari Okta M
Hari Okta M
0
Konflik Timur Tengah Panas, Kru Tim Ducati Absen di MotoGP Qatar 2026
TO NEWS OVERVIEW
Franco Morbidelli in practice at Sepang, a week before the planned Qatar MotoGP. © Gold & Goose

Grand Prix Qatar 2026 terancam menjadi salah satu seri paling kontroversial dalam kalender balap musim ini. Di tengah persiapan yang tetap berjalan untuk akhir pekan balapan, bayang-bayang konflik geopolitik di Timur Tengah membuat sejumlah anggota paddock berpikir ulang untuk hadir di negara yang terletak di pesisir barat Teluk Persia tersebut.

Ketegangan ini tidak hanya dirasakan oleh para pembalap, melainkan juga merambah ke jajaran kru tim. Situasi keamanan yang dinilai rentan akibat eskalasi militer yang terus membayangi sejak awal tahun membuat aspek kemanusiaan dan keselamatan pribadi menjadi prioritas utama di atas urusan olahraga semata.

Bos VR46 Racing Team, Alessio Salucci, secara terbuka mengakui bahwa timnya telah menerima konfirmasi dari salah satu personel yang memilih untuk tidak ikut ambil bagian dalam perjalanan ke Qatar pekan depan demi alasan keselamatan dan nurani.

MotoGP 2026 Back-to-Back Schedule Debate: Rider Safety Versus Calendar Logistics
Read AlsoMotoGP 2026 Back-to-Back Schedule Debate: Rider Safety Versus Calendar Logistics

Ada hal-hal yang melampaui olahraga, melampaui pekerjaan, melampaui segalanya, ungkap Salucci kepada media Italia GPOne menjelang bergulirnya rangkaian GP Malaysia.

ADVERTISEMENT

Salucci menegaskan bahwa absennya personel tersebut bukanlah dari kalangan pembalap, melainkan kru internal tim. Ia menambahkan, Jika kita ingin berpura-pura tidak terjadi apa-apa, maka kita bisa melakukannya, tetapi situasinya jelas tidak aman. Ada hal lain dalam hidup selain sekadar pekerjaan, lebih dari sekadar olahraga.

Dampak dari situasi pelik ini turut memicu solidaritas di kalangan pembalap MotoGP musim 2026. Para rider dilaporkan mulai merapatkan barisan untuk membentuk semacam aliansi atau serikat pekerja guna memperjuangkan suara mereka dalam situasi krisis global.

Pembalap seperti Enea Bastianini dan Alex Marquez sempat berbicara mengenai bagaimana ketegangan eksternal ini justru membuat para pembalap semakin bersatu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebuah langkah kolektif yang diyakini dapat melindungi kepentingan generasi pembalap di masa depan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU