SPONSORED

Kesalahan Operan Gigi Bikin Alex Marquez Frustrasi di Motegi

Notifikasi
0
Kesalahan Operan Gigi Bikin Alex Marquez Frustrasi di Motegi
TO NEWS OVERVIEW
Kesalahan Operan Gigi Bikin Alex Marquez Frustrasi di Motegi

Akhir pekan yang patut dilupakan baru saja dilewati oleh Alex Marquez setelah ia harus meninggalkan Sirkuit Motegi tanpa membawa tambahan satu poin pun ke dalam perolehan klasemen sementara. Pembalap Gresini Racing tersebut mengalami serangkaian insiden buruk sepanjang rangkaian GP Jepang, yang puncaknya terjadi pada balapan utama hari Minggu akibat kesalahan teknis yang ia lakukan sendiri.

Masalah bagi pembalap asal Spanyol ini sebenarnya sudah dimulai sejak sesi Sprint Race hari Sabtu. Saat itu, ia salah memperhitungkan titik pengereman di Tikungan 3 yang berujung pada insiden kecelakaan melibatkan Pedro Acosta dan Fabio di Giannantonio, sehingga membuahkan hukuman double long lap penalty untuk balapan Grand Prix.

Meskipun telah tuntas menjalani penalti tersebut, Alex Marquez sempat menunjukkan ketangguhan dengan berada di posisi kedelapan. Sialnya, asa meraup poin musnah ketika ia terhempas ke gravel pada lap ke-19, menyusul kecelakaan lain yang juga dialaminya pada sesi warm-up pagi harinya.

Valentino Rossi Loses Door in Bizarre Barcelona GT Race
Read AlsoValentino Rossi Loses Door in Bizarre Barcelona GT Race

Dilansir dari Motorsport.com, Alex Marquez menjelaskan bahwa kedua kecelakaan pada hari Minggu tersebut dipicu oleh kesalahan memindahkan gigi motor Ducati ke arah yang salah saat melibas Tikungan 11, membuatnya berada dua tingkat lebih tinggi dari yang seharusnya.

ADVERTISEMENT

"Hari ini, saya membuat kesalahan yang sama di dua sesi, warm-up dan balapan," aku Alex Marquez. "Saya tidak menempatkan kaki di tempat yang seharusnya, pada sudut yang tepat. Alih-alih menurunkan gigi, saya justru menaikkannya. Dua kali."

"Ketika Anda menaruh kaki di sana dan motor berada dalam posisi miring yang ekstrem, motor akan mendorong dan Anda mengalami kecelakaan karena motor mendesak akibat salah gigi," tambahnya dengan nada geram.

Rasa kecewa mendalam tentu dirasakan sang pembalap mengingat kecepatan motornya sebenarnya sangat kompetitif sejak hari Jumat, di mana ia sempat menjadi yang tercepat pada sesi latihan utama. Namun, blunder fatal tersebut membuatnya pulang dengan tangan hampa dari tanah Jepang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU