Kejadian dramatis menimpa George Russell pada tahap akhir balapan ketika unit daya Mercedes miliknya mengalami kerusakan fatal di bawah periode Safety Car. Pembalap asal Inggris tersebut terpaksa memarkirkan mobilnya di tepi lintasan saat sedang berjuang mengamankan posisi penting di barisan depan.
Sebelum insiden memilukan tersebut terjadi, ia berada di posisi ketiga, tepat di belakang rekan setimnya yang tampil impresif, Andrea Kimi Antonelli. Namun, harapan untuk meraup poin krusial harus musnah seketika ketika mobil Silver Arrows bernomor #63 itu kehilangan tenaga sepenuhnya saat mendekati Tikungan 1.
Kegagalan finis ini mengubah peta persaingan secara drastis dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Alih-alih hanya kehilangan selisih tiga poin dari rekan senegaranya asal Italia tersebut, kerugian poin membengkak menjadi 18 angka, yang tentu saja semakin memperberat langkahnya di sisa kalender balap.

Dengan hasil minor tersebut, Andrea Kimi Antonelli kini kokoh memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 84 poin menjelang akhir pekan Grand Prix Singapura. Situasi ini semakin pelik bagi George Russell yang dipastikan harus menerima penalti turun grid akibat penggantian komponen mesin baru, yang memaksanya harus memulai balapan dari posisi paling buncit.
Dilansir dari Motorsport Week, insiden radio team yang memperdengarkan kekecewaan mendalam dari kokpit menggambarkan betapa mahalnya harga dari masalah keandalan teknis ini bagi ambisi Mercedes dalam perebutan titel juara dunia.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!