Pilu harus dirasakan oleh Alex Escrig dan skuad Forward Racing ketika kemenangan perdana di depan mata mendadak musnah akibat masalah teknis di penghujung balapan Moto2 Mandalika. Akhir pekan yang awalnya berjalan sempurna di atas lintasan Mandalika International Street Circuit harus berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi pembalap muda asal Spanyol tersebut.
Sejak sesi latihan bebas pertama hingga sesi kualifikasi hari Sabtu, performa sang pembalap sudah menunjukkan kapasitas kompetitif yang luar biasa. Duduk di posisi kedua pada latihan Jumat serta mengamankan grid start kedua di kualifikasi membuktikan bahwa paket motor tim underdog ini mampu bertarung di barisan terdepan melawan para raksasa kelas menengah.
Ketika lampu start padam, drama langsung tersaji di tikungan pertama ketika insiden melibatkan Daniel Holgado, David Alonso, Joe Roberts, dan Collin Veijer memaksa pengawas balapan mengibarkan bendera merah. Saat balapan dimulai kembali melalui prosedur restart, laju sang pembalap bernomor khas tersebut langsung melesat memimpin rombongan.

Ia tampil begitu tenang di paruh pertama perlombaan, bahkan sempat memperlebar jarak keunggulan dari para pesaing di belakangnya. Namun, nasib berkata lain ketika kerusakan mekanis memaksanya memarkirkan kuda besi berwarna oranye terang itu di sisi trek pada dua lap terakhir menjelang garis finis.
Menanggapi insiden pahit tersebut, sang pembalap memilih untuk tetap berlapang dada dan mengambil sisi positif dari keseluruhan akhir pekan di Indonesia. Melalui pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa kerja keras tim telah membuahkan hasil positif meskipun trofi kemenangan belum berada di genggaman, sambil bersiap menatap sisa seri musim ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!