Cal Crutchlow harus mengakhiri Sprint MotoGP Silverstone 2025 lebih cepat dari yang diharapkan. Pada usia 40 tahun, pebalap pengganti LCR Honda itu hanya bertahan beberapa tikungan sebelum insiden beruntun membuatnya menabrak bagian belakang Enea Bastianini.
Start dari posisi ke-20, Crutchlow sempat bangkit dan mencoba melanjutkan balapan. Namun kopling yang selip akibat motornya sempat jatuh memaksanya masuk pit dan tidak bisa kembali ke lintasan.
“Saya menabrak bagian belakang Bastianini. Semua agak kacau. Saya pikir dia menabrak seseorang, lalu motornya berhenti dan saya menabraknya dari belakang,” kata Crutchlow. “Saya bangkit lagi, tapi sayangnya koplingnya selip karena motor sempat miring. Saya tidak bisa lanjut—sebenarnya saya mau lanjut dan menyelesaikan balapan.”

Insiden ini membuat Crutchlow kecewa, terutama karena ia merasa tampil baik dan berada di posisi yang bagus sebelum tabrakan. “Saya kecewa karena saya siap hari ini dan sudah berada di posisi bagus saat bertabrakan dengan Bastianini,” ujarnya. “Bukan kesalahan, hanya salah satu hal yang bisa terjadi di lap pertama. Kami juga melihat pebalap lain saling bertabrakan. Sudut tabrakan saya memang kurang beruntung. Kita lihat besok.”
Crutchlow kemudian ditemani Iker Lecuona dan Raul Fernandez yang juga gagal finis. Sementara itu, Aprilia berhasil menyapu bersih podium Sprint setelah banyak pebalap, termasuk Marc Marquez dari Ducati, kesulitan dengan ban belakang.
Meski demikian, Crutchlow masih heran dengan masalah ban yang dialami banyak pebalap. “Ini mengejutkan karena pagi tadi saya bisa 16 lap dengan ban belakang lunak tanpa masalah. Sore ini semua orang kesulitan. Saya juga bingung kenapa, karena saya ingin balapan besok,” katanya.
Ia menduga lap time yang lebih cepat satu detik dibanding tahun lalu menjadi penyebab ban bekerja lebih keras. “Lap time-nya satu detik lebih cepat dari tahun lalu, jadi ban pasti lebih terpakai. Kalau pelan, mungkin tidak masalah, tapi kalau pakai ban lunak besok, harus dikelola dengan baik. Saya tidak yakin ini masalah kualitas, lebih ke perbedaan motor,” jelasnya.
Joan Mir menjadi pebalap Honda terbaik di posisi ketujuh, sementara rekan setim Crutchlow, Diogo Moreira, nyaris melewati Marquez yang mulai melambat untuk merebut posisi kesembilan di garis finis.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!