SPONSORED

Hamilton Ungkap Detik Jantung Copot Saat Perjudian Ban Ferrari

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Hamilton Ungkap Detik Jantung Copot Saat Perjudian Ban Ferrari
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Akhir pekan balapan di Sepang International Circuit berubah menjadi drama menegangkan ketika Lewis Hamilton mengalami momen kritis yang membuat asa podiumnya nyaris musnah. Hujan deras yang mengguyur menjelang start memaksa race control menunda prosedur balapan akibat genangan air masif di berbagai sudut lintasan, menciptakan kekacauan di barisan grid.

Masalah kian meruncing pada lap formasi ketika sejumlah power unit mengalami gangguan manajemen energi pada kecepatan rendah, termasuk mobil Ferrari yang dikemudikan oleh Lewis Hamilton. Setelah penundaan panjang selama lebih dari satu jam, trek mulai mengering dan memicu Ferrari mengambil keputusan kontroversial dengan memasang ban kompon halus (slick) untuk Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, sementara Max Verstappen dan mayoritas pembalap terdepan memilih ban intermediate.

Perjudian tersebut langsung menjadi bumerang ketika balapan dimulai kembali, di mana Lewis Hamilton kehilangan cengkeraman ban secara drastis dan melorot hingga posisi ke-18. Jaraknya bahkan terpaut hingga 100 detik di belakang pimpinan lomba asal Mercedes, Kimi Antonelli, hanya dalam beberapa lap pembuka setelah start kembali dilakukan.

Max Verstappen Wins in Sepang, Delivers Historic Red Bull-Ford Glory
Read AlsoMax Verstappen Wins in Sepang, Delivers Historic Red Bull-Ford Glory

"Kami menjalani akhir pekan yang bagus. Mobil terasa luar biasa di kualifikasi. Rasanya luar biasa bisa berada di posisi kedua," kenang Lewis Hamilton mengulas awal akhir pekannya yang menjanjikan bersama para insinyurnya hingga larut malam sebelum hari balapan.

ADVERTISEMENT

Namun, situasi berubah drastis ketika hujan turun dan memicu kepanikan masif di garasi. "Tapi kemudian hujan turun, dan kepanikan besar terjadi pada semua orang ketika kami semua kehilangan tenaga. Khususnya, tenaga saya tidak kembali, dan saya harus berhenti di trek serta menyalakan ulang mobil. Dan kemudian kami semua berakhir di jalur pit," tambahnya.

Puncak ketegangan dirasakan oleh peraih tujuh gelar juara dunia itu ketika ia melihat pilihan ban para rival saat hendak keluar pit lane. "Bagaimanapun, sebagai sebuah tim, kami akhirnya mengambil ban lunak, dan ketika kami berada di ujung pit lane dan kedua orang ini melepas selimut ban mereka dan mereka menggunakan ban inter, jantung saya copot, dan saya tahu kami dalam masalah," ungkap Lewis Hamilton.

Meski sempat tertinggal jauh dan kesulitan menjaga mobil tetap di atas lintasan pada lap formasi dengan ban yang keliru, Lewis Hamilton memilih bertahan dan menunggu trek benar-benar kering. Keputusan sabar tersebut terbayar lunas setelah pit stop yang solid dari krunya di garasi, membawanya melakukan pemulihan luar biasa hingga menyentuh garis finis di posisi ketiga di belakang Max Verstappen dan Kimi Antonelli.

ADVERTISEMENT

"Bagi kami untuk bisa kembali ke podium, saya tidak pernah mengira itu akan terjadi. Saya sangat, sangat bersyukur bahwa kami berhasil kembali ke sini," tutupnya penuh rasa syukur.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU