Lewis Hamilton menerima peringatan resmi dan tim Ferrari didenda i10.000 (sekitar Rp160 juta) akibat insiden menghalangi Gabriel Bortoleto pada sesi latihan kedua Grand Prix Bahrain di Sirkuit Sepang, Malaysia. Keputusan ini diumumkan oleh steward setelah menyelidiki kejadian yang melibatkan kecepatan mendekat ekstrem dan kondisi mobil yang tidak ideal.
Insiden terjadi di Tikungan 9 ketika Hamilton melaju lambat sekitar 80-85 km/jam, sementara Bortoleto yang berada di lap out mendekat dari belakang dengan kecepatan sekitar 240 km/jam. Selisih kecepatan mencapai 155-160 km/jam, dan Hamilton bergerak dari tengah lintasan menuju racing line, memaksa pembalap Audi itu mengerem dan menghindar. Steward menilai Hamilton "tanpa perlu menghalangi" pembalap yang jauh lebih cepat.
Faktor meringankan datang dari kerusakan spion kanan mobil Hamilton. Rekaman foto dan video mengonfirmasi hal ini, dan Hamilton mengaku tidak bisa melihat dengan jelas. Tim Ferrari juga tidak memberikan peringatan radio kepada pembalapnya. Namun, steward menegaskan bahwa fakta Bortoleto tidak sedang dalam push lap tidak mengubah kesimpulan bahwa Hamilton tetap menghalangi secara tidak perlu.

Steward juga mempertimbangkan apakah insiden ini tergolong dangerous impeding. Mereka menyoroti kecepatan mendekat yang tinggi dan kewajiban pembalap yang sadar spionnya rusak untuk lebih berhati-hati sebelum masuk racing line. Meski demikian, Bortoleto tetap mengendalikan situasi dan berhasil menghindari kontak. Dengan mempertimbangkan faktor meringankan dan memberatkan, steward memutuskan hukuman standar untuk impeding di sesi latihan, yaitu peringatan, sudah tepat.
Selain itu, Ferrari dinilai lalai karena mengetahui spion kanan Hamilton rusak namun tidak memberikan informasi yang memadai kepada pembalapnya. Steward menyatakan tim seharusnya memberikan peringatan radio tentang mobil yang mendekat dengan cepat, terlepas dari apakah mobil tersebut sedang push lap atau tidak. Akibatnya, Ferrari dikenai denda i10.000.
Keputusan ini menjadi pengingat bagi tim-tim F1 akan pentingnya komunikasi radio yang efektif, terutama saat pembalap mengalami keterbatasan visibilitas. Insiden ini juga menyoroti risiko di sesi latihan, di mana perbedaan kecepatan antar mobil bisa sangat besar dan berpotensi menimbulkan bahaya. Ferrari dan Hamilton harus lebih waspada ke depannya, terutama jika kondisi mobil tidak sempurna.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!