Lewis Hamilton kembali menjadi sorotan di paddock Formula 1. Bukan karena aksi di lintasan, melainkan pernyataan tegasnya tentang struktur manajemen Ferrari. Di tengah musim 2026 yang penuh liku, pembalap tujuh kali juara dunia itu buka suara soal kepemimpinan tim dan arah masa depan Scuderia.
Ferrari memang tengah menghadapi tekanan. Performa di trek belum sesuai harapan, dan posisi mereka di klasemen konstruktor terus tertekan. Mercedes kini memimpin dengan keunggulan 160 poin, sementara Hamilton sendiri tidak lagi berada di posisi kedua klasemen pembalap. Situasi ini memicu pertanyaan dari penggemar dan pengamat tentang efektivitas manajemen tim.
Namun, baik Hamilton maupun rekan setimnya, Charles Leclerc, tetap menyatakan kepercayaan penuh kepada Fred Vasseur. Hamilton bahkan menyoroti pentingnya struktur yang solid di atas Vasseur. "Struktur yang baik sangat penting, begitu juga stabilitas, dan pada akhirnya semua orang harus mendayung ke arah yang sama," ujarnya.

Ketika ditanya apakah semua orang di sekitar dan di atas Vasseur benar-benar sejalan, Hamilton tidak ragu membela kolega lamanya. "Saya pikir Fred memiliki dukungan penuh," tegasnya. Namun, ia menambahkan bahwa ada struktur yang sudah lama ada dan mungkin perlu dievaluasi ke depan. "Fred adalah pemimpin yang fantastis. Dia akan membawa tim ini ke arah yang benar. Tapi ada struktur yang sudah ada sejak lama, apakah itu perlu ditinjau? Ada juga orang-orang di atas Fred," lanjutnya.
Pernyataan ini menyoroti dinamika internal Ferrari yang kerap menjadi bahan perdebatan. Hamilton menekankan bahwa masalah utama bukan pada satu orang, melainkan pada sistem yang lebih besar. Ia memuji Vasseur yang telah membantu tim mencapai posisi kedua di klasemen konstruktor musim lalu, sebuah langkah besar dari tahun sebelumnya.
Di sisi teknis, Hamilton tidak menampik bahwa defisit performa Ferrari saat ini terutama disebabkan oleh power unit. "Kekurangan yang kami miliki murni pada mesin. Kami tahu setiap akhir pekan kami membawa defisit sepersepuluh detik, bahkan terkadang enam persepuluh detik hanya dalam tenaga lurus," jelasnya. Ia pun menegaskan bahwa tim terus bekerja keras untuk mengatasi masalah ini.
Komentar Hamilton ini menjadi sinyal bahwa meski mendukung Vasseur, ia melihat perlunya perubahan di level yang lebih tinggi. Ferrari berada di persimpangan jalan: mempertahankan struktur yang ada atau melakukan perombakan besar-besaran. Keputusan ini akan sangat mempengaruhi arah tim dalam beberapa musim ke depan.
Yang jelas, Hamilton dan Leclerc tetap solid di belakang Vasseur. Mereka percaya bahwa dengan dukungan yang tepat dan perbaikan di area teknis, Ferrari bisa kembali bersaing di puncak. Namun, pertanyaan tentang struktur manajemen akan terus menghantui hingga ada tindakan nyata dari manajemen puncak.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!